Lapas Wamena Berlakukan Lockdown 

Pemeriksaan suhu tubuh  dilakukan terhadap para Narapidana  di Lapas Wamena, Selasa (24/3). (Denny/cepos)

WAMENA-Lembaga permasyarakatan (Lapas) Wamena memastikan berlakukan lockdown selama 14 hari yang dimulai sejak Senin (23/3) lalu. Dimana keluarga dari para warga binaan dan tahanan tak diperkenankan lagi untuk melakukan kunjungan selama masa waktu yang ditentukan dalam pencegahan penularan Covid -19.

   Kepala Lapas Imam Saptono kepada Cenderawasih Pos mengaku jika dasar ia mengambil kebijakan untuk melakukan lockdown selama 14 hari, khususnya di Lapas Wamena berdasarkan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM R.I Nomor SEK-02.OT.02.02 Tahun 2020 tanggal 13 Maret 2020 tentang Pencegahan dan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM R.I

   Instruksi Ditjenpas Kementerian Hukum dan HAM R.I No. PAS-08.0T.02.02 Tahun 2020 tanggal 17 Maret 2020 tentang Pencegahan, Penanganan dan Pemulihan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) pada UPT Pemasyarakatan

  “Kami meniadakan kunjungan dari keluarga warga binaan dan tahanan sementara waktu dan  terhitung sejak senin lalu, ini merupakan bagian dari pencegahan wabah virus corona di lingkungan Lapas Wamena,” ungkapnya Selasa (24/3) kemarin.

  Selain keluarga warga binaan dan tahanan yang tak diperkenankan berkunjung sementara waktu, lanjut  Imam, lockdown ini juga diberlakukan bagi penasehat hukum, masyarakat dari luar yang sering beribadah dalam Lapas di hari Jumat dan Minggu dan masyarakat luar yang sering bermain bulu tangkis di dalam Lapas.

  “Khusus untuk pemimpin ibadah Jumat dan minggu bagi tokoh agama diperbolehkan untuk masuk melayani umat sesuai dengan waktu ibadah dalam Lapas Wamena,”katanya.

  Imam menyatakan lockdown ini akan berakhir pada 5 April mendatang. Selain itu Lapas Wamena juga melaksanakan sosialisasi menggandeng Dinkes Kabupaten Jayawijaya yang diikuti oleh warga Binaan dan Petugas Lapas guna menjelaskan pencegahan penularan Covid – 19.

  “Dalam sosialisasi tersebut petugas kesehatan dari Dinkes mengajarkan cara warga binaan mencuci tangan dengan benar, mereka juga memberikan kesempatan bagi warga binaan untum bertanya,”jelas Kalapas Wamena

  Selanjutnya Kalapas bersama jajaran melakukan upaya pencegahan penularan Covid – 19 dengan menganjurkan warga binaan untuk berjemur  mulai pukul 08.00 s/d 09.00 WIT dan memasang sarana cuci tangan berupa wastafel yang dilengkapi dengan sabun anti septik pada pintu masuk Lapas (depan kantor) dan di ruang kunjungan.

  “Kami juga melakukan scanner pengukuran suhu badan menggunakan thermo gun kepada seluruh warga binaan dan Petugas Lapas Wamena,”ujarnya

   Ia juga memastikan jika kunjungan Online melalui Video Call tidak dapat dilaksanakan pada Lembaga Pemayarakatan Kelas IIB Wamena. Sebab, kondisi Jaringan Internet di Kabupaten Jayawijaya sangat buruk. (jo/tri)

1 thought on “Lapas Wamena Berlakukan Lockdown 

  1. asik main game dapat hadiah bonus,
    dan bisa jadi jutawan juga…
    hanya di bola165
    rasakan sensasinya guuuys……

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *