Pembangunan Sempat Terhenti Karena Temukan Mortir

Venue menembak outdoor di kawasan Auri, Sentani, Kabupaten Jayapura. (Erik / Cepos)

JAYAPURA – Banyak cerita dibalik kemegahan venue menembak outdoor yang berada di kawan Auri Sentani, Kabupaten Jayapura. Sapa sangka, venue yang digadang-gadang menjadi venue menembak outdoor terbaik se-Indonesia itu memiliki histori yang mencengangkan.

Menjadi venue terbaik, bukan perkara mudah bagi pihak konntraktor untuk menyulap lokasi Auri itu sedemikian rupa. Termasuk beberapa kali mengalami perubahan bangunan hasil tinjauan Technical Delegate Cabor Menembak.

“Terjadi beberapa perubahan setelah peninjauan dari TD, bangunannya beberapa kali geser karena pertimbangan keamanannya dan itu memang harus kita hitung dengan matang,” ujar Site Engineer Manager PT Nindya Karya (Persero), Sophian Badollahi kepada Cenderawasih Pos.

Tak hanya soal pergeseran beberapa tempat, tapi venue yang berada di atas tanah milik Auri seluas 48 hektar itu terdapat banyak sisa peninggalan Perang Dunia II. Barang seperti bom mortil banyak ditemukan para pekerja ketika melakukan pengerjaan.

Saking banyaknya bom mortir sehingga pembangunan venue sempat terhenti selama tiga bulan. “Lokasi ini memang waktu pembersihan kita temukan bom mortil sisa peninggalan perang dunia kedua. Mortirnya banyak, tapi semua sudah diledakan oleh Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) dari pusat, setelah lokasi venue sudah benar-benar steril barulah pekerjaan dimulai,” ujarnya.

Venue menembak outdoor sendiri menyiapkan lapangan 3 nomor jenis cabang olahraga, menembak reaksi, menembak skeet and trap dan menembak khusus 300 meter.

“Ini semua standar Internasional dan bahkan ini lapangan Perbaikan terbaik di Indonesia. Selain sebagai yang terbaik, fasilitas pendukung venue menembak ini juga sudah lengkap. Semua nomor pertandingan bisa dipertandingkan disini, beda di Palembang dan Bandung yang tidak mempertandingkan semua nomor. Venue ini juga sudah sangat safety,” tandasnya. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *