Lintas Generasi: Sekda Papua Harus Punya Jejak Karir dan Prestasi

Tampak Pemuda yang tergabung dalam Lintas Generasi Papua saat melakukan jumpa pers di Abepura, Senin (22/6). Foto: Noel/Cepos

JAYAPURA – Pemuda yang tergabung dalam Lintas Generasi Papua meminta agar semua pihak membiarkan proses seleksi Sekertaris Daerah (Sekda) berjalan baik dan membiarkan Penitia Seleksi memilih Sekda sesui dengan jejak karir dan prestasi selama menjabat.

Ketua Pemuda Lintas Generasi Papua Weki Gombo saat jumpa pers di Abepura mengatakan, jabatan Sekda Papua merupakan unsur Pembantu Pimpinan Pemerintah yang bertugas membantu Gubernur Papua dalam melaksanakan tugas penyelenggaraan Pemerintahan, Pelaksanaa Pembangunan dan Pembinaan Kemasyarakatan.

Dengan berjalannya tahapan deleksi calon Sekretaris Sekda sampai pada tahapan penilaian (asesmen) oleh tim seleksi, atas nama seluruh rakyat Papua melalui Lintas Generasi sebagai agen pembangunan masa depan Papua mendukung penuh kepada calon Orang Asli Papua (OAP).

“Kami minta Sekda yang benar-benar
menguasai sistem birokrasi, berpengalaman dan memenuhi syarat untuk menduduki Jabatan pimpinan tinggi Madya di tingkat Provinsi Papua berdasarkan Jejak rekam karier,” katanya

Dijelaskan empat orang calon Sekda adalah anak asli Papua yang pasti memiliki kompotensi dan pihaknya sangat mendukung karena semua memiliki pengalaman dalam bekerja sebagai ASN.

“Juliana J Waromi SE. M.Si Memiliki jabatan Sekretaris Dewan (Sekwa) DPRP Provinsi Papua Doren Wakerkwa S.IP pernah menjabat sebagal kepala seksi analisa dan perencanaan di BAPPEDA Kabupaten
Jayawijaya, Kepala Distrik Pirime yang Sekarang Kabupaten Lanny Jaya
Menjabat sebagai Kepala Bagian Hukum Kabupaten Jayawijaya, Kepala Kesbangpol Kabupaten Tolikara, Sekretaris Dewan (Sekwan) Kabupaten Tolikara, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tolikara, Asisten Satu Kabupaten Tolikara, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lanny Jaya
Saat ini menjabat sebagai Asisten Satu Provinsi Papua Merangkap Kepala Satuan Kopilisian Pamong Praja (Satpol-PP) Provinsi Papua dan pernah menjabat Bupati Karateker Kabupaten Keerom, bupati Karateker Kabupaten Jayawijaya, Karateker Kabupaten Nduga,” katanya.

Selain itu calon lain seperti Drs.Wasuok Siep bersama pernah menjabat, Kepala Distrik Bolakme Kabupaten Jayawijaya Kepala BKD Kabupaten Jayawijaya,Kepala Dinas Social Provinsi Papua, Bupati Karetaker Kabupaten Yalimo, Staf Ahli Gubernur Papua sekarang sebagai Sekretaris MRP sementara untuk Dance Yulianus Flassy SE.M.Si perna menjabat sebagai Sekretaris Daerah Sorong Solatan maka berdasarkan jejak karir dan pengalaman birokrasi maka pihaknya menduduki jabatan sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Papua.

“Kami Lintas Generasi Papua Menyatakan Sikap mendukung penuh Orang Asli Papua sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Tugas dan beban kerja yang begitu besar Wilayah Adminiatrasi Provinsi Papua, oleh sebab itu benar – benar dibutuhkan Seorang Sekretaris Daerah (Sekda) yang berpengalaman, berkompoten dan enerjik untuk membawa perubahan dan pelayanan yang selama ini diinginkan oleh seluruh Rakyat Papua,” katanya.

Mewakili Pemuda Saireri Mikael Sineri berharap Sekda benar-benar OAP dan jangan ada interfensi dari luar biarkan tahapan seleksi berjalan sesuai aturan.

“”Dalam PP dalam 03 Tahun 2008 itu menegaskan bahwa Pemilihan sekda merupakaN Hak pirogratif gubernur,” ujarnya.

Mewakili Pemuda Lapago Jhon Wetipo mengatakan empat anak asli Papua yang di pelatihan harus lihat dari pengalaman kerja.

Sementara itu di tempat yang sama pemuda Wilayah Meepago Natan Tebai mengatakan menolak tegas pihak siapa saja yang ingin menafaatkan ruang sekda sebagai jabatan politik karena ini jabatan karir.

Hal senada dikatakan perwakilan Pemuda Nusantara Panji Agung Mankunegoro bahwa
Sebagai pemuda nusantara ia memberikan apresiasi soal prioritas OAP.

“Kami minta seleksi sekda jangan masukan dalam kepentingan Politik, harus benar – beanr mengacu pada pengalaman karir, karena kami tidak mau dipimpin oleh orang yang minim pengalaman,” ujarnya.

Diakhir jumpa pers itu Baiyem Keroman mengaskan, dalam seleksi Sekda jangan sampai ada intervensi dari DPR provinsi karena ini murni jabatan karir dan memiliki jabatan trek rekor yang baon sesui tugas dam pelayanan di masyarakat selama ini.(oel).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *