Persipura Minta PSSI Pikir Matang

Kapten Persipura Jayapura, Boaz Solossa saat berusaha melewati hadangan pemain belakang PSIS Semarang dalam laga perdana Shopee Liga 1 2020 di Stadion Klabat Manado, Minggu (1/3). 

JAYAPURA-Nasib kompetisi Liga 1 dan Liga 2 musim ini menemui titik terang. Setelah sebelumnya PSSI bergerilya melakukan rapat virtual dengan klub, APPI, APSSI, hingga pemerintah, Kamis (18/6) PSSI memutuskan kalau kompetisi musim ini tetap dilanjutkan. Keputusan ini dibuat dari hasil rapat exco yang dilakukan pada Rabu (17/6) malam lalu.

Menanggapi hal tersebut, manajemen Persipura melalui Sekretaris Umum Persipura, Rocky Bebena mengatakan, PSSI bisa saja melanjutkan kompetisi kapan pun tapi harus dengan izin pemerintah, termasuk tim Satgas Covid-19.

Melihat kondisi pandemi Covid-19 sendiri di tanah air, mantan wartawan Cenderawasih Pos ini menilai sangat berisiko menjalankan kompetisi di tengah pandemi Covid-19.

“Harus ada jaminan dari pemerintah untuk olahraga profesional dijalankan atau tidak. Sebab, yang paling bertanggung jawab untuk data Covid-19 adalah tim Gugus Tugas Covid-19 pusat. Mereka yang punya data perkembangan Covid setiap hari. Data itu yang dijadikan bisa tidak olahraga profesional (sepakbola) bergulir,” ungkap Rocky saat dihubungi via telepon selulernya, Jumat (19/6) malam.

Apalagi menurut Rocky, PSSI belum memiliki kajian yang dapat menjamin kompetisi dapat dilanjutkan dengan tanpa terpapar virus Corona.

“Keyakinan PSSI di bulan September atau Oktober kompetisi sudah bergulir lagi, hingga saat ini belum ada jawaban atau temuan yang terukur,” ujarnya.

Kata Rocky, Persipura masih menunggu regulasi baru soal kompetisi dalam tatanan hidup baru atau new normal. “Sekarang klub menunggu regulasi dalam tatanan new normal seperti apa, dan belum tentu semua tim bisa menerima keputusan itu. Lain hal jika PSSI sanggup bertanggung jawab atas semua itu. Termasuk biaya penyelenggaran dan paling penting biaya kesehatan jika ada dalam tim yang positif,” pungkasnya.(eri/rid/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *