Yunus Wonda: Orang Papua Butuh Keadilan, Bukan Soal makan dan Minum

Yunus Wonda (gamel/ cepos

Wakil Ketua I DPRP Yunus Wonda. ( Dok. Ceposonline)

JAYAPURA – Wakil Ketua I DPRP Yunus Wonda mengatakan, masalah Papua bukan masalah makan dan minum, tetapi masalah proses histori yang sampai hari ini belum dibicarakan secara tuntas.

“ Yang perlu kami tegaskan, bahwa Indonesia ini bukan milik orang Jawa, Sumatra, Kalimantan dan Sulawesi saja, tetapi Indonesia ini milik kami juga, rakyat Papua! Kami rakyat Papua butuh keadilan, untuk bangun bersama-sama di negara ini,” ujarnya  dalam sesi Jumpa Pers Online, dalam rangka petisi bebaskan 7 Tapol yang dituntut 5-17 tahun penjara dengan tuduhan Makar di PN Balipapan – Kalimantan.

Dikatakan, kalau proses keadilan ini tidak ada, maka hal ini akan menjadi persoalan yang cukup panjang, dari  generasi ke generasi dan tidak ada ujungnya dari dalam negara ini.

“ Kita coba lihat kembali, hari ini anak-anak muda yang bicara Papua Merdeka, bicara soal sejarah  (Politik Papua)  adalah anak-anak kelahiran tahun 1980 -2000an. Anak-anak yang tumbuh dan besar dalam negara ini, mereka belajar dan mengerti Pancasila, mereka baca UUD 1945, dan semua undang-undang yang ada, mereka diajar dan dibentuk (oleh sekolah-sekolah) Indonesia, tetapi kenapa hari ini, semua ( bersuara keras) kembali melihat sejarah Papua? ( Sejarah politik Papua dan Indonesia),” ujar Wonda dengan nada tanya.

Sehingga menurutnya, perlu ada keadilan bagi orang Papua dalam Negara Indonesia. “ Kami rakyat Papua punya hak yang sama. Hanya satu yang kita tuntut, suatu proses keadilan di atas tanah ini sehingga semua orang bisa benar-benar mencintai negara ini, bukan mencintai karena dipaksa, bukan karena diteror atau diintimidasi. Tetapi dari hati mereka untuk mencintai Negara ini,” ungkapnya.

Namun jika proses keadilan tidak terus ditanamkan  bagi orang Papua, generani ke generasi akan terus timbul perlawanan, “ Dan ini akan jadi duri dalam dangin dalam Negara ini,” ucap Wonda. (luc)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *