Warga yang Terlockdown Boleh Pulang Asal…

Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Jayapura Ir.H.Rustan Saru, MM., bersama anggota DPRD Kota Jayapura, OPD di Pemkot dan warga di depan Pasar Sentral Hamadi beberapa waktu lalu.(Priyadi/Cepos)

JAYAPURA- Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Jayapura, Ir.H. Rustan Saru, MM.,mengatakan, Ia telah mengikuti rapat Forkopimda bersama Wakil Gubernur Papua, dengan para bupati, wali kota di Papua, salah satu kesepakatan dalam rapat tersebut adalah bagi warga yang terkena lockdown baik di Kota Jayapura atau lua Kota Jayapura, akan dimudahkan untuk diberikan kesempatan bisa pulang ke daerahnya masing-masing.

Namun tetap harus mengikuti syarat yang telah ditetapkan Gubernur Papua, melalui Tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Papua.

  “Warga yang terlockdown bisa pulang kembali baik di Kota Jayapura maupun luar Kota Jayapura, yang penting sudah ada surat rekomendasi dari Tim Gugus Tugas Covid-19 Papua atas izin Gubernur Papua dan minta surat keterangan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Jayapura jika wilayah mau datang atau keluar dari Kota Jayapura, baik itu persyaratkan negatif Covid-19 dan  tes kesehatan, serta syarat lainnya dalam hal menggunakan jasa transportasi udara dan laut.

Sedangkan khusus warga yang pulang ke Kota Jayapura setelah tiba wajib melakukan karantina Mandiri di rumah selama 2 minggu,”kata Rustan Saru.

Dijelaskan, hari Senin (8/6) ini, Pemprov Papua bersama Muspida dan kepala daerah di Papua juga akan melakukan rapat untuk membahas kesiapan dan persyaratan pemulangan warga yang terlockdown, baik yang mau datang atau berangkat lewat bandara dan  pelabuhan dengan rekomendasi dari Dinas Perhubungan Provinsi Papua.(dil/wen)

3 thoughts on “Warga yang Terlockdown Boleh Pulang Asal…

  1. semoga bandara lekas dibuka khususnya diwamena agar orang yang terlockdown bisa pulang kedaerahnya masing2 amin

  2. Pertanyaannya pada pemerintah kenapa kebijakan penerbangan belum ada penerbangan antar wilayah Papua?
    Kenapa harus yang dari Jakarta-Papua terlebih dahulu sedangkan yang sesama wilayah Papua saja masih banyak yang belum pulang ke daerah masing-masing, akhirnya jayapura semakin padat penduduk karena anak-anak Papua semakin bertumpuk di Jayapura dan tidak dipulangkan karena kemungkinan besar anak-anak Papua dari berbagai tempat yang ada di Jakarta pasti pulang semua le Jayapura. Terima kasih mohon maaf jika ada kesalahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *