Gawat, Ratusan Orang Desak Desakan Antri Diperiksa

Warga yang jumlahnya ribuan mengantri untuk dilakukan rapid tes di halaman Otonom Kotaraja, Ahad (7/6). Ini menjadi persyaratan wajib bila ingin kembali ke kampung halaman.

 

JAYAPURA – Lokasi Perkantoran Otonom Kotaraja yang selama ini sepi karena disiapkan untuk persiapan Pra PON, mendadak ramai.

 

Ribuan orang mendatangi lokasi ini untuk melakukan tes rapid. Hanya mirisnya untuk mendaftar dan mengisi formulir warga harus berdesak-desakan. Tak ada lagi terlihat yang disebut physical distancing. Ini karena warga berebutan untuk bisa diperiksa lebih cepat. Panitia yang sudah mengatur sedemikian rupa ternyata tidak mempan membuat peserta berjarak. Tetap berdesak – desakan.

 

Koordinator kegiatan tes rapid, Boy Sawit mengatakan tes ini sebagai satu persyaratan untuk pulang ke kampung halaman khususnya wilayah Saireri. “Yang mau pulang wajib mengantongi beberapa persyaratan, salah satunya hasil rapid. Ada 3000 lebih warga Saireri yang ingin pulang dan kami memfasilitasi,” jelasnya, (Ahad,7/6).

 

Ia sendiri sudah mengatur sedemikian rupa agar semua mematuhi protokol covid dengan berjaga jarak namun warga terus berdesak desakan karena ingin lebih dulu diperiksa.

 

“Sudah kami kasi ketegasan bahkan menghentikan sementara tapi setelah tertib nantinya kembali lagi. Tapi kami mewajibkan semua memakai masker dan harus mencuci tangan lebih dulu,” bebernya.

 

Boy menyebut bahwa sebelumnya sudah pernah dilakukan tes namun berhubung jumlah yang cukup banyak akhirnya kembali dilakukan. Ini akan berlanjut Senin besok. Sementara dr Aaron Rumainum dari pihak dinas Kesehatan provinsi Papua menyampaikan bahwa ada 60 lebih tenaga medis yang disiapkan untuk melayani 3000 lebih warga.

 

“Saat ini ada 3000 lebih warga dan dari pemeriksaan jika dinyatakan reaktif maka akan langsung masuk ke penampungan untuk dilakukan tes berikutnya,” imbuhnya. (Ade/gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *