Penutupan Bandara dan Pelabuhan Diperpanjang Hingga 19 Juni

Klemen Tinal SE., M.Si (Erick/Cepos)

Stok Bahan Pangan di Provinsi Papua Cukup Hingga 2 Bulan Kedepan.

JAYAPURA-Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal menegaskan Pemerintah Provinsi Papua memperpanjang penutupan bandar udara, pelabuhan hingga 19 Juni mendatang. Hal ini ditegaskannya saat rapat Forkofimda Papua di Swissbell Hotel Jayapura, Rabu (3/6)

Selain itu Wagub juga memastikan stok bahan pangan di Provinsi Papua cukup hingga 2 bulan kedepan. Hanya ketahanan gula yang saat ini menipis.

Wagub meminta permintaan beras oleh Pemda pada Bulog dipermudah sehingga tidak ada persoalan kelangkaan beras di pasar.

Dirinya juga meminta Bupati dan Wali Kota Papua memperkuat ketahanan pangan seperti pertanian di Papua dapat di bangkitkan. Sehingga terjadi kelangkaan pangan di Indonesia maka khusus Papua dapat teratasi dengan adanya kemandirian pangan.

“5 Juni-3 Juli yakni tanggap darurat di perpanjang, melanjutkan pembatasan mulai tanggal 5-19 Juni melalui pembatasan penerbangan, pelabuhan antar daerah serta sebagainya,”Ungkap Wagub Klemen Tinal saat rapar bersama Forkopimda Papua di Hotel Swissbell Jayapura, Rabu (3/6)

Pemprov Papua kedepan juga akan melalukan pemberian bantuan alat pertanian kepada masyarakat untuk dapat membuka perberkebun. Pemerintah Kabupaten/kota dan Provinsi tetap komitmen dan konsisten bersama menjaga penyebaran penularan Covid-19. (Gin)

18 thoughts on “Penutupan Bandara dan Pelabuhan Diperpanjang Hingga 19 Juni

  1. Ijin, trimasi untuk bantuan alat pertanian di masing” kabupaten, cuman kebijakan kepala daerah sehingga banyak yg kecolongan terjadi kalo bisa di ferfikasi kembali trimakasi..

    1. Iyo kah kaks? Sa jg mau berangkat gk jadi jadi ni masa ditutup terus bandara kasihan juga sama orang asli papua yg tinggal diperantauan

  2. Mohon dioerhatikan untuk wilayah kabupaten pegunungan bintang, terutama masyarakat di disrtik tolong bantuan sosialnya krna dari sejak ditutupnya akaes keluar masuk orang lockdown dari tgl 26 maret 2020 sampai saat ini tidak 1 pun bantuan yang datang terutama masyarakat di distrik borme…tolong pemerintah perhatikan itu…

  3. Kami masyarakat dan mahasiswa Manokwari yang berada di Jayapura mohon kepada Pemda provinsi Papua untuk pulangkan kami ke Manokwari mohon pertimbangkan

  4. Mohon maaf atas kelacanganx..
    Saya dri buton merantau di papua..
    Sekarang saya ke susahan unag saya timggl 50 ribu rupiah..
    Kmi oerantau tdk dapat bantuan sedikit pun kasihan kami selama.ydk bisa oulang uamg sewa sdh habis buat mkn

  5. Pasien Covid di Papua terus nambah, tidak ada hubungan dengan penutupan bandara. Ini karena prilaku penduduk papua yang tidak tertib. Sudah seyogyanya bandara dibuka karena tidak ada hubungan sama sekali.

    Orang naik pesawat juga saat ini harus melengkapi surat sehat dan bebas covid. Tidak ada orang datang via bandara atau pelabuhan, pasien covid nambah terus. Artinya apa?

    Mohon dipertimbangkan pembukaan bandara, jika penduduk di Papua takut ketularan dari penumpang pesawat, ya buat kebijakan orang keluar papua bisa. Jangan orang tidak bisa masuk dan tidak bisa keluar.

    Pesawat yang keluar Jayapura banyak yang kosong. Masuk bawa barang doang. Jika kebijakan keluar diperbolehkan, tidak ada merugikan penduduk di Papua.

  6. Kalau Corona virus belum berakhir apakah akses bandara dan pelabuhan laut bisa di buka ?, Corona virus kapan berakhir?. Kalau Corona virus belum berakhir apakah bandara dan pelabuhan laut tetep tidak di buka untuk selamanya?. Coba pemerintah daerah provinsi dan kabupaten kota mencari solusi lain selain locdown yang tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap upaya pencegahan virus ini karena kebijakan ini merupakan kebijakan yang mubasir alias gagal dan mengganggu sistem ketatanegaraan kita bahkan kelompok kepentingan ikut memanfaatkan musibah ini untuk mengorbankan rakyat kecil.

  7. Mohon diperhatikan juga nasib kami yang bekerja di Timika tidak dapat balik, gimana dengan kelangsungan keluarga kami apakah pemda Mimika mau menanggungnya kalau kami tidak kerja di tambah angsuran perumahan kami yang terancam akan diambil oleh pihak Developer jika menunggak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *