Sesalkan Kendaraan Berstiker Covid-19, Tapi Bawa Keluarga

Kepadatan kendaraan roda dua dan roda empat yang terjadi di Lampu Merah Abepura Kota Jayapura, Selasa (2/6) kemarin. (Yewen/Cepos)

JAYAPURA- Kapolsek Abepura, AKP Cleif Gerald Philipus Duwith mengatakan, dari hasil pembatasan aktivitas pada pukul 14.00 WIT di wilayah Abepura berjalan seperti biasa, dimana pihaknya melakukan pengamanan dan pemeriksaan terhadap kendaraan yang berlalu lalang di wilayah Abepura di atas jam yang telah ditentukan oleh Pemerintah Provinsi Papua maupun Pemkot Jayapura.

Menurut Duwith, dari hasil pemeriksaan kendaraan yang berlalu-lalang teryata masih ditemukan adanya kendaraan roda empat (mobil) yang bertiker Covid-19, tetapi membawa keluarga di dalam dan tidak ada urusan sama sekali dengan masalah Covid-19 di Kota Jayapura.

“Kami masih temukan adanya kendaraan roda empat (mobil) yang ditempel stiker Covid, tetapi mereka membawa satu keluarga dengan alasan mau jalan-jalan dan tidak ada urusan sama sekali dengan Covid-19,” katanya saat dikonfirmasi cenderawasih pos melalui telepon selulernya, Selasa (2/6).

Kata Kapolsek, kendaraan yang berstiker Covid-19 di Kota Jayapura seharusnya digunakan untuk hal-hal yang berkaitan dengan penanganan masalah Covid-19 di Kota Jayapura. Bukan sebaliknya, mobil tersebut digunakan untuk mengangkut keluarga dengan alasan pribadi yang tidak berkaitan dengan penanganan Covid-19 di Kota Jayapura.

“Artinya mobil dengan ditempel stiker Covid-19, tentu semua orang akan lihat bahwa penggunaan stiker di mobil ini tidak digunakan sesuai dengan tempatnya, karena mobil ditempel stiker, sementara di dalam berisi keluarga yang terdiri dari bapak, mama, anak, cucu, dan lain sebagainya,” ujarnya.

Namun demikian, Duwith menyatakan, secara umum masyarakat di wilayah Abepura sudah mulai sadar dan mengerti serta patuh terhadap pembatasan aktivitas yang telah dilakukan selama kurang lebih dua minggu ini di Kota Jayapura, khususnya di wilayah Abepura.

“Intinya kami lihat secara umum masyarakat sudah mengerti dan menjalankan aturan yang telah ditetapkan Pemkot Jayapura. Intinya semua kembali kepada masyarakat dalam mengikuti anjuran yang dikeluarkan pemerintah, sehingga semua bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya. (bet/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *