Jangan Pernah Mengeluarkan Kata-kata Yang Berbau Rasis

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw memberikan arahan kepada anggota yang bertugas di Pos Batas Kota Waena, Selasa (2/6) kemarin. (Elfira/Cepos)

Pantau Anggota di Lapangan, Kapolda Ingatkan Jangan Ada Gerakan Tambahan.

JAYAPURA-  Usai melakukan vidio converence dan mendapatkan arahan dari Wakapolri, Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw bersama pejabat utama Polda Papua melakukan pemantaun di setiap pos Satuan Tugas Covid-19 Kota dan Provinsi yang ada di Jayapura, Selasa (2/6).

Di setiap pos, putra asli papua ini mengecek keadaan anggota yang tergabung dalam Satuan Tugas Penanganan Covid-19 serta memberikan arahan dan petunjuk secara teknis saat bertindak di lapangan.

“Jangan ada gerakan-gerakan tambahan yang nanti membuat tugas kita di lapangan kacau balau,  keberadaan anggota di lapangan hanya membantu warga masyarakat agar mereka disiplin,” tegas Kapolda saat memantau Pos yang ada di Batas Kota Waena, Selasa (2/6).

Dalam penekananya, Kapolda juga mengingatkan kepada personel di lapangan agar belajar dari kasus amerika yang sedang hangat diperbicangkan saat ini. Dimana tindakan kekerasan yang dilakukan oknum polisi berkulit putih di Amerika kepada seorang warga berkulit putih.

“Jadi jangan ada rasis di sini,  kalau bertemu dengan kita punya saudara-saudara tetap saja dengan sabar, tahan diri mungkin sekalipun mereka  tidak menunjukan sikap yang tidak patuh dan taat. Jangan pernah mengeluarkan kata-kata yang nantinya akan membuat rasis,” tegas Kapolda saat memberikan arahan kepada anggota yang berada di lapangan.

Lanjut Kapolda, anggota harus waspada dengan pengalaman pada Agustus tahun 2019 lalu. Maka jangan lagi membuat semua menanggung beban menderita. Ingat aturan dan norma-norma yang harus dipakai dan tetap waspada, serta jangan sampai menjadi korban kesia-siaan.

“Tetap kedepankan ajakan imbauan, sikap-sikap humanis, senyum, sapa, salam santun dan hormat kepada mereka,” pintanya.

Dilain sisi, Kapolda melihat para anggota yang ada di lapangan bertanggung jawab atas apa yang dikerjakan saat ini, berdiri tegak lurus kendati kelelahan dan kecapean. Namun tetap semangat menunjukan tanggung jawab yang besar.

Berkaitan dengan pembatasan waktu yang mulai 06:00 WIT hingga pukul 14:00 WIT beraktivitas, sementara 14:00 WIT  ke atas hingga puku 21:00 WIT dibatasi kegiatan  masyarakat dan malamnya dilakukan patroli bersama akan dievaluasi kembali.

“Hari ini akan dilakukan rapat yang dipimpin Wakil Guberbur Provinsi Papua bersama para Forkopimda membahas ini semua, apakah kita perpanjang waktunya untuk pembatasan, atau bahkan perketat tergantung daripada hasil evaluasi nanti,” pungkasnya. (fia/wen)

1 thought on “Jangan Pernah Mengeluarkan Kata-kata Yang Berbau Rasis

  1. Selamat sore bpk/ibu yg terhormat
    Para pengurus acara ini melainkan covid19. Saya haya warga setempat yg mau bertanya. Yg dapat bansos warga asli papua apa pendatang juga dapat?
    Itu saja yg mau di pertanyakan mohon jawaban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *