Sesalkan Banyak Warga Tak Patuh

Tim Covid-19 Provinsi Papua dan Kota Jayapura, memeriksa kendaraan yang melintas di batas kota di Distrik Heram Kota Jayapura, Jumat (222/5) kemarin.(Yewen/Cepos)

JAYAPURA-  Ternyata tak semua masyarakat patuh dengan pembatasan aktivitas, buktinya setelah pukul 14.00 WIT  masih saja ada warga yang mondar-mandir dengan tanpa kepentingan jelas, bahkan tak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), surat-surat kendaraan, serta helm.

Kapolsek Abepura, AKP Clief Gerald Philipus Duwith mengakui  tak habis pikir bagaimana warga bisa berkeliaran di atas padahal sudah diingatkan berkali-kali. “Banyak juga warga yang berkeliaran di atas jam 14.00 Wit yang bukan sesuai dengan kartu pengenalan dan surat izin atau surat tugasnya,” katanya kepada Cenderawasih Pos di Abepura, Jumat (22/5).

Tidak hanya itu, Duwith mengatakan pihaknya juga dalam pembatasan aktivitas ini masih menemukan warga masyarakat yang melintas menggunakan kendaraan tanpa memakai kelengkapan kendaraan, seperti memakai helm, tidak memakai spion, dan tidak membawa surat-surat.

“Mereka yang tidak menggunakan kelengkapan kendaraan juga masih kami temukan saat pembatasan aktivitas. Biasanya kami berhentikan dan minta menjelasan serta menghimbau untuk tetap menggunakan kelengkapan kendaraan saat beraktivitas di jalan raya,” ucapnya.

Duwith menyatakan, pihaknya juga dalam patroli di beberapa tempat selama empat hari pembatasan aktivitas ini teryata masih ada warga masyarakat yang ditemukan dalam kondisi dipengaruhi minuman keras (miras).

“Masih kami temukan juga banyak warga masyarakat, terutama para pemuda-pemudi yang dipengaruhi minuman (miras) atau dalam kondisi mabuk di atas jam pembatasan aktivitas yang telah diberlakukan,” ujarnya. (bet/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *