Peduli di Tengah Pandemi, Polresta Berikan Bapok ke Driver Grab

Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav R Urbinas saat memberikan bapok kepada salah satu driver Grab di Jayapura, Jumat (22/5) kemarin. (Elfira/Cepos)

JAYAPURA- Program Polri peduli di tengah pendemi covid-19, Polresta Jayapura Kota berbagi kasih dengan memberikan bantuan sembako kepada para driver Grab Bike atau ojek online di Kota Jayapura, Jumat (22/5).

Seratusan paket bantuan yang diberikan Polresta Jayapra Kota, tidak lain merupakan satu program Polri di tengah wabah pendemi covid-19 saat ini. Sebagai sebagai wujud kepedulian Polri.

Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav R Urbinas menyampaikan, penyaluran bantuan ini juga merupakan tindak lanjut kepolisian dalam membantu pemerintah penanganan bagi masyarakat yang terdampak covid-19 khususnya di Kota Jayapura. “Untuk pemberian bantuan ini kami bersinergi dengan pemerintah. Tujuan lain yaitu agar bantuan kemanusiaan ini merata,” jelasnya.

Selain pemberian bantuan kepada para driver ojek online, sebelumnya Polresta juga pernah menyalurkan bantuan kepada para komunitas D’AI Kota Jayapura maupun penjaga Gereja dan Masjid.  “Ini bantuan kedua kami, dimana sebelumnya kami sudah salurkan 150 paket kepada para Dai, Penjaga Gereja dan Masjid di Kota Jayapura, sementara saat ini kami salurkan 153 paket sesuai data yang kami terima dari Dinas Sosial Kota Jayapura. Kami harap bantuan ini bermanfaat,” ucapnya.

Dikatakan, bantuan sosial ini akan terus dilakukan hingga merata bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan di situasi saat ini.

Dilain sisi, Kapolresta juga berharap instansi, baik pemerintah maupun swasta serta organisasi kemasyarakatan yang ingin menyalurkan bantuan kemanusiaan agar berkoordinasi dengan Pemerintah Kota, hal itu bertujuan agat tidak  terjadinya kesalah pahaman antar warga.

“Masyarakat di situasi saat ini cukup sensitif, oleh karena itu penyaluran bantuan yang akan diberikan diharapkan untuk berkoordinasi dengan pemerintah setempat agar tepat sasaran bagi masyarakat yang belum mendapatkan bantuan, karena hal itu akan memicu terjadinya kesalah pahaman antar warga,” ungkapnya.  Sebagaimana lanjutnya, beberapa kasus penyaluran sembako yang tidak tepat sasaran mengakibatkan kericuhan warga di Kota Jayapura.

Sementara itu Koordinator Grab Bike Kota Jayapura Dian Puspitasari menyampaikan,  terima kasih kepada pihak kepolisian khususnya Polresta Jayapura kota atas kepedulian melalui pemberian sembako. “Bantuan yang diberikan sangatlah bermanfaat bagi kami lantaran disituasi ini berdampak pada mata pencarian kami,” bebernya. (fia/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *