Dewan Setujui Hibah Lahan 4 Hektar ke Perum Bulog

DPRD MERAUKE

MERAUKE-Dewan Perwakilan Rakyat  Daerah (DPRD)  Kabupaten Merauke menyetujui  pemberian  hibah lahan seluas  4 hektar kepada Perum  Bulog yang diajukan  oleh Bupati  Merauke kepada  DPRD Merauke. Lahan pemerintah daerah seluas 4 hektar  yang dihibahkan  tersebut berada  di Kampung Marga Mulya, Distrik Semangga-Merauke.

   Ketua DPRD Merauke Ir. Drs. Benjamin Latumahina   menjelaskan, bahwa    pihaknya   telah  menyetujui  surat   permohonan  yang  diajukan  oleh   bupati  Merauke  untuk  pemberian hibah  lahan seluas 4 hektar   kepada Perum Bulog.  Tanah yang  dihibahkan    tersebut, lanjut Politisi  Partai Nasional Demokrat  (Nasdem) tersebut   akan  digunakan  oleh Perum Bulog  untuk memproses dan memproduksi beras  khusus ekspor dengan membangun Model  Rice Milling  Plant (MRMP) yang diharapkan MRMP yang  dibangun  tersebut  dalam 2-3 tahun kedepan  sudah bisa beroperasi.

   Benjamin Latumahina menjelaskan bahwa rapat  terbatas persetujuan pemberian hibah ini dihadiri ketua dan sekretaris masing-masing  komisi   baik A, B dan C, unsur pimpinan dan staf ahli dewan. “Dengan adanya  rencana  pembangunan  MRMP   ini  kedepan,  Kabupaten Merauke   bisa menghasilkan   beras yang  berkualitas  tinggi.   Sebab, selama   ini  masalah  kualitas    beras Merauke  ini  yang masih menjadi  kendala  dalam mengekpor  beras ke   daerah lain  maupun  rencana  ke  luar  negeri,’’ jelasnya.

  Tentunya dengan kualitas yang   dapat ditingkatkan  tersebut akan menambah  penghasilan  kepada  para petani.  Diketahui, beberapa  waktu lalu   bupati Merauke  Frederikus   Gebze  langsung  menemui  Direktur  Utama  Perum Bulog  dan menyampaikan berbagai  kendala  yang dialami petani  khususnya  soal pasca  panen.   Dari pertemuan  tersebut,  pihak Bulog Pusat menawarkan pembangunan  MRMP  yang  penting pemerintah  menyiapkan lahan   dan disanggupi Bupati  Frederikus  Gebze. (ulo/tri)   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *