Nelayan yang Hilang di Perairan Demta,  Ditemukan Tewas

Anggota polisi saat mengevakuasi jenazah seorang nelayan, Sabtu (16/5).

Murni Kecelakaaan Laut, Tidak Ditemukan Tanda-tanda Kekerasan

SENTANI-Warga Demta yang berprofesi sebagai nelayan yang dinyatakan hilang Selasa,(12/5) lalu, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di Kabupaten Sarmi, tepatnya di perairan pulau tiga Yarsun, Distrik Bonggo Kabupaten Sarmi, Sabtu (16/5).

Warga Demta yang diketahui bernama Steven Usupar (60) itu, merupakan warga kampung Yaugapsa, Distrik Demta Kabupaten Jayapura. Dia dilaporkan hilang saat melaut sejak Selasa 12 Mei 2020. Empat hari dinyatakan hilang, ia kemudian berhasil ditemukan warga di perairan pulau Yarsun, Distrik Bonggo dan langsung dievakuasi ke Puskesmas Bonggo untuk dilakukan identifikasi.

Kapolres Jayapura, AKBP Dr. Victor Dean Mackbon, SH, S.IK, MH, M.Si melalui Kapolsek Demta, Ipda Warsito, SH mengungkapkan, setelah 4 hari dilakukan pencarian oleh tim gabungan Sat Pol Air, Basarnas, Polsek Demta dan masyarakat, akhirnya berhasil menemukan korban, Sabtu 16/5).

“Setelah 4 hari kami lakukan pencarian bersama tim gabungan dari Sat Pol Air, Basarnas, Polsek Demta dan masyarakat, pagi tadi kami mendapat laporan bahwa telah ditemukan jenazah di perairan pulau Yarsun, Distrik Bonggo, sehingga kami mendatangi TKP dan memastikan bahwa jenazah tersebut merupakan warganya Steven Usupar (60), nelayan Kampung Yaugapsa, Distrik Demta yang dilaporkan hilang sejak Selasa, (12/5),” ungkapnya.

Lanjut, hasil visum dari dokter menyatakan korban meninggal murni musibah kecelakaaan laut dan tidak ditemukan tanda – tanda kekerasan. Sore tadi, pihak keluarga juga telah membawa pulang jenazah ke rumah duka di Kampung Yaugapsa Distrik Demta untuk dimakamkan.(roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *