Penjualan Aibon dan Fox Diminta Diawasi

JAYAPURA-Bupati Merauke diminta mengeluarkan   aturan  terkait  penjualan lem aibon dan fox yang mengandung zat addiktif yang banyak dijual di supermarket, toko dan kios. Hal ini agar tidak dijual sembarang kepada anak – anak yang banyak menyalahgunakan barang tersebut.

   “Saya baru saja bersama tujuh anak yang mengkonsumsi aibon, menurut pengakuan mereka, bahwa mereka membeli di toko 7 Jalan raya Mandala Merauke, “ ungkapnya salah satu praktisi pendidikan di Merauke, Sergius Womsiwor via telepon selulernya, Kamis (14/5).   

   Sergius Womsiwor yang juga Kepala Sekolah SMP dan SMA Satap berpola Asrama Wasur itu, menilai seharusnya para penjual lem aibon ini tidak sembarang menjual kepada anak-anak. Apalagi kalau ada indikasi disalahgunakan. “Mereka harus punya kepedulian kepada anak-anak Papua, jangan hanya berpikir cari untung,”tandasnya.

  “Pemerintah Provinsi dan Kabupaten harus memberikan perhatian serius kepada anak-anak pencandu aibon ini, sebab mereka ini generasi emas sebagai penerus di Tanah Papua,” katanya, (oel/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *