Bertambah 15 Kasus Positif Covid-19

dr. Silwanus Sumule (gratianus silas/cepos)

Satu Pasien Tenaga Medis, Dua Pasien Pakai Ventilator

JAYAPURA- Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG (K) menyebutkan bahwa total kasus positif kumulatif di Provinsi Papua telah mencapai 321 kasus.

Dari jumlah tersebut 236 pasien dirawat (74 persen), 78 pasien sembuh (24 persen), dan 7 pasien meniggal dunia atau 2 persen (data lengkap lihat grafis).

Dari data yang diperoleh Satgas Covid-19 Provinsi Papua hingga Selasa (12/5) kemarin, menurut dr. Sumule terjadi penambahan 15 kasus positif baru. Dari jumlah tersebut 11 kasus dari Kota Jayapura dan 4 kasus di Kabupaten Jayapura.

Untuk Kota Jayapura, dari 15 kasus positif baru ini, diketahui bahwa salah satu di antaranya adalah tenaga medis di rumah sakit mitra. “Saya baru telepon tadi dan kondisinya baik. Pasien ini bertugas di Unit Gawat Darurat,” ungkap dr. Silwanus Sumule, Selasa (12/5) kemarin.

Dari semua pasien yang dirawat, menurutnya ada dua pasien dalam kondisi sakit berat di luar Kota Jayapura. Saat ini kedua pasien ini menggunakan alat bantu nafas (ventilator) dan mendapat pemantauan ketat.

“Untuk pasien yang sembuh, hari ada penambahan dua yaitu di Kota Jayapura, tepatnya di RSUD Jayapura,” sambungnya.

Diketahui per tingkat kabupaten/kota, diketahui bahwa Kabupaten Mimika memiliki 110 kasus positif dengan 90 pasien dirawat, 17 pasien sembuh, 3 pasien meniggal dunia, 1436 ODP, dan 123 PDP. Diikuti Kota Jayapura dengan 77 kasus positif, 51 pasien dirawat, 23 pasien sembuh, 3 pasien meninggal dunia, 494 ODP, dan 73 PDP.

“ODP dan PDP di Kota Jayapura adalah data yang diberikan Dinkes Kota Jayapura, dan hasil kerja Satgas Covid Provinsi Papua untuk menghubungi 8 rumah sakit yang memberikan pelayanan di Kota Jayapura,” jelasnya.

Selanjutnya, di Kabupaten Jayapura terdapat 48 kasus positif dengan 32 pasien dirawat, 15 pasien sembuh, 1 pasien meninggal dunia, 83 ODP, dan 19 PDP. Kabupaten Biak Numfor menyusul dengan 23 kasus positif, 21 pasien dirawat, dan 2 pasien sembuh, 18 ODP, dan 15 PDP.

Diikuti Kabupaten Nabire dengan 16 kasus positif yang semua pasiennya masih dirawat, 64 ODP, dan 1 PDP.

Di Kabupaten Keerom terdapat 16 kasus positif, 13 pasien dirawat,  3 pasien sembuh, 3 ODP, dan 170 PDP. Kabupaten Merauke memiliki 13 kasus positif, di mana 10 pasien telah dinyatakan sembuh, sehingga tinggal menyisakan 3 pasien dalam perawatan, 70 ODP, dan 2 PDP.

“Di Jayawijaya, terdapat 7 kasus positif, di mana 5 pasien dirawat, dan 2 pasien sembuh, dengan 15 ODP, dan 5 PDP. Adapun di Sarmi sebanyak 4 kasus positif, 1 pasien dirawat, 3 pasien sembuh, dengan 2 ODP,” paparnya.

Boven Digoel memiliki 3 kasus positif, di mana 2 pasien masih dirawat, dan 1 pasien telah dinyatakan sembuh, serta 90 ODP. Di Supiori, terdapat 2 kasus positif yang hingga kini semua pasiennya masih dirawat, serta pula terdapat 2 ODP.

“Penyampaian ODP dan PDP di masing-masing kabupaten/kota ini bermakna, pemerintah kabupaten/kota dapat segera melakukan screening dengan melaksanakan pemeriksaan Rapid Diagnostic Test (RDT), sehingga dapat mengetahui kasus sedini mungkin, agar selanjutnya dilakukan pemeriksaan swab (PCR),” tambahnya.

Ditambahkan bahwa terdapat sejumlah tahanan yang dinyatakan reaktif dari hasil RDT di Kota Jayapura. Menurutnya sejumlah langkah telah dilakukan, dalam hal ini, memisahkan tahanan yang reaktif tersebut dengan tahanan lainnya.

“Kami dari Tim Satgas Covid-19 Provinsi Papua telah mengambil langkah dengan memisahkan tahanan yang sehat dan yang sakit (reaktif RDT). Ini sudah mulai kita lakukan itu dan sejumlah rumah sakit juga sudah melakukannya. Dalam waktu sesegera mungkin akan dilakukan tes swab untuk mengetahui kondisi riil dari tahanan yang dimaksud,” pungkasnya. (gr/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *