Diduga Meledak , Pesawat MAF Jatuh di Danau Sentani

Warga sekitar Danau Sentani saat berusaha untuk membantu mengevakuasi pesawat yang jatuh di Danau Sentani, Selasa (12/5). Robert/Cepos

SENTANI- Sebuah pesawat jenis Kodiak milik operator Mission Aviation Fellowship (MAF) jatuh di Danau Sentani setelah take off dari Bandara Sentani, Kabupeten Jayapura Selasa (11/5) pagi sekitar pukul 06.30 waktu Papua.  Rencananya pesawat  hendak menuju ke Distrik Mamit di Kabupaten Tolikara. Informasi awal yang diperoleh media ini, sempat terdengar bunyi ledakan pesawat tersebut sebelum akhirnya jatuh di Danau Sentani tepatnya di antara Kampung Yoboi dan Putali.

Informasi pesawat meledak ini disampaikan Kepala kampung Yoboi, Sefanya Wally. Dirinya  mengaku, sebelum pesawat itu jatuh masyarakat Kampung Yoboi sempat menyaksikan pesawat naas tersebut meledak di udara. Sesaat kemudian jatuh dan kembali meledak di atas permukaan air hingga akhirnya tenggelam.
“Itu kejadiannya masih pagi sekitar jam 06 dan kami dari kampung itu sempat melihat pesawat ini meledak di udara,” ungkapnya saat ditemui Cenderawasih Pos di lokasi kejadian, Selasa (11/5).
Lanjut Sefaanya, setelah kejadian itu tiga roda pesawat dan sejumlah barang yang diduga ikut dibawa pesawat naas itu mengapung di atas permukaan air.
“Kalau kita lihat dari keterangan pada pesawat ini, pesawat ini bermuatan kapasitas 10 orang. Satu pilot, satu co-pilot dan delapan penumpang,” ujarnya.

puing pesawat yang ditemukan warga
Puing pesawat yang ditemukan warga. Robert Mboik/ceposonline

Warga yang datang dengan speedboat juga menemukan beberapa puing serpihan sayap, spons tempat duduk, kartu panduan keselamatan penerbangan dan lainnya. Sedangkan badan Pesawat tak tampak. Diperkirakan pesawat tenggelam ke dasar danau.

Hingga berita ini ditulis, belum diketahui pasti penyebab pesawat naas itu jatuh. Selain itu jumlah penumpang yang ikut dalam penerbangan itu juga belum diketahui. Diketahui sejumlah serpihan dan beberapa jenis barang yang ikut dibawa pesawat dari itu, seperti kelambu, pembalut wanita dan tabung elpiji terapung di permukaan danau.

Informasi yang diperoleh di sekitar lokasi kejadian, pesawat itu membawa sejumlah barang ke daerah pedalaman. Itu dapat dilihat dari beberapa jenis barang yang terapung usai pesawat naas itu meledak. Warga yang menyelam juga mengatakan bahwa kondisi pesawat sudah dalam keadaan hancur karena meledak dan posisi moncong pesawat tertanam ke dalam lumpur dasar danau Sentani.
Hingga saat ini pihak berwenang masih berada di lokasi kejadian untuk melakukan upaya evakuasi pesawat dari dalam dasar danau Sentani itu. (roy).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *