Belum Terima Bansos,  Warga Datangi Posko Covid-19

Warga  Gang  Gotong Rotong, Buti,  Kelurahan Samkai   saat mendatangi Posko  Covid-19, Jumat  (8/5).  (Sulo/Cepos)

MERAUKE-Karena  merasa  belum menerima  bantuan  sosial  yang  dibagi-bagikan  oleh  Pemerintah  Kabupoaten Merauke, warga  Gang  Gotong Royong, Buti  Kelurahan  Samkai Merauke  mendatangi   Posko Covid-19  Merauke,  Jumat (8/5) kemarin.  Yahmin, salah  satu dari 4 warga  yang  datang tersebut mengaku  bahwa  pihaknya  sudah  dimintai  kartu   keluarga  oleh  Ketua  RT setempat, namun  sampai  sekarang  belum mendapatkan   bantuan  sembako,  sementara warga lainnya  di  Buti  sudah menerima  bansos.

   “Kami  sudah   dimintai  kartu keluarga, tapi sampai  sekarang   Bansos  tak kunjung kami  terima. Makanya, kami  beranikan  diri  untuk  menanyakan  langsung  ke sini,’’ jelasnya.

   Rahmin menjelaskan  bahwa  sebanyak 25 kepala  keluarga yang  ada di  gang  Gotong Royong  tersebut  belum  menerima Bansos, sambil  membawa 25 foto  copy  KK   dan menyerahkan  kepada  petugas  Posko Covid-19  Kabupaten Merauke. Rahmin   mengaku  bahwa  warga yang ada di Gang  Gotong Royong  tersebut  layak  untuk menerima  Bansos  dari pemerintah   daerah sama  dengan  warga  lainnya  yang sudah menerima   Bansos  tersebut.

   “Kami semua yang  tinggal  di sana  pekerjaannya sebagai  buruh bangunan selama ini. Dan  dengan  kondisi  yang ada  sekarang,  kami  tidak  punya   penghasilan  lagi,”   terangnya.

  Sementara  itu,  Petugas   Covid-19  yang menerima   pengaduan tersebut   mengungkapkan  bahwa   pendataan  warga yang  layak  menerima  Bansos   diserahkan ke  RT masing-masing   karena  merekalah  yang  lebih  mengetahui mana warganya  yang layak menerima  Bansos   dan mana  yang  tidak. Namun  begitu,  petugas   Posko  Covid -19   tersebut menerima  pegaduan  tersebut  untuk  diteruskan  kepada  Ketua  Covid-19 dalam hal  ini  bupati Merauke.  Sekadar  diketahui, bahwa  dalam    rangka  penanggulangan  dampak Covid-19, Pemkab Merauke membagikan  paket sembako  berupa  beras 5 kg, mie instan 5 bungkus, telur  6 butir,  dan   minyak   goreng setengah  liter   kepada  setiap KK   yang dinilai  kurang  mampu. (ulo/tri)    

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *