Pemerintah Diimbau Perhatikan Gereja dan Hamba Tuhan yang Terdampak Kebijakan Terkait Covid-19

Jhon Baransano. Noel/ceposonline

JAYAPURA- Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Kota diharapkan memberikan perhatian kepada Gereja, Masjid dan tempat ibadah agama lainya.

Staf Sinode GKI dan Juga Sebagai Anggota PGGP Papuan Pendeta Jhon Baransano mengatakan, gereja adalah bagian dari jemaat yang merasakan dampak Covid -19 tapi belum diperhatikan.

“Dampak dari Covid itu sendiri dan pemerintah sudah menghimbau kepada semua agama untuk tutup aktifitas ibadah, seharusnya pemerintah bertangungjawab kepada gereja juga, ” Katanya,

Ia mengatakan dalam gereja tidak saja ada pendeta tetapi pekerja pelayan lain juga dan mereka hidup juga dari persembahan jemaat sementara jemaat sudah beberapa minggu mengikuti imbauan pemerintah untuk tidak beribadah ini menjadi masalah baru.

“Saat ini yang kami minta adalah banyak pekerja- pekerja yang berkerja di gereja dan pemerintah harus bertangungjawab dan setiap wilayah – wilayah Pos pelayanan mereka tidak punya berkat dan hari ini mereka ini tanggung jawab siapa?” Katanya.
Dia mengatakan jika melakukan pembatasan aktivitas maka dampaknya juga harus dipertimbangkan khususnya di gereja, masjid dan beberapa tempat ibadah lainnya karena para hamba Tuhan dan bekerja di badan pelayan pun merasakan hal itu.
“Jika kita mau melakukan pembatasan aktifitas ibadah maka kita harus melihat dampaknya, dan Pemerintah harus melihat keberlangsungkan hidup jemaat dan  hamba Tuhan dan Ustad dan Tokoh agama, maka kami minta ada perhatian, karena  Kita tetap patuh kepada pemerintah dan dukung anjuran WHO kita lakukan tapi dari sisi lain kami harapkan ada proteksi warga negara,” paparnya, (oel).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *