Ditemukan 20 Orang Reaktif Covid-19

RAPID TEST: Sejumlah penjual sayur keliling saat ikut rapid test di lapangan upacara kantor Wali Kota Jayapura, kemarin. (Priyadi/Cepos)

Hasil Rapid test Penjual Ikan dan Sayur Keliling

JAYAPURA- Wali Kota Jayapura Dr Benhur Tomi Mano, MM., mengatakan, saat ini ada 20 sampel darah yang telah dilakukan rapid test bagi penjual sayur dan penjual ikan keliling yang menggunakan kendaraan roda dua dan empat, yang reaktiv Covid-19 untuk dikirim di Labkesda Papua dan ditunggu hasilnya.

Terkait hal ini, Wali Kota Benhur Tomi Mano meminta masyarakat untuk tidak perlu panik dan waspada.  “Kita berharap dan berdoa 20 penjual ikan dan sayur keliling yang reaktif Covid-19 nanti saat dilakukan uji PCR di Labkseda Papua hasilnya bisa negatif. Jadi kita masih tunggu dan jika hasilnya sudah keluar akan diinformasikan,” ungkapnya, Senin (4/5) kemarin.

Wali Kota Benhur Tomi Mano memberikan apresiasi kepada para penjual sayur dan ikan keliling yang sangat merespon kegiatan rapid test yang dilakukan Pemkot Jayapura melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Jayapura.

Dirinya juga meminta agar masyarakat tidak perlu lagi berbelanja sayur maupun ikan di penjual sayur dan ikan keliling yang sudah menjalani rapid test dan hasilnya negatif.

Dirinya memiliki keinginan yang besar agar seluruh warga Kota Jayapura bisa terhindar dari wabah virus Corona atau Covid-19 ini. Untuk itu, pihaknya terus mendorong untuk melakukan rapid test terhadap kelompok warga yang berisiko terpapar virus Corona. “Nantinya Pemkot Jayapura juga akan melakukan rapid test terhadap tukang ojek, grab, supir taksi dan penjual di pasar-pasar, untuk memastikan masyarakat sehat, karena juga melayani masyarakat di Kota Jayapura,” tegasnya.

Terkait dengan upaya pencegahan dan penanganan penyebaran Covid-19 di Kota Jayapura, Wali Kota BTM meminta pelaku usaha seperti supermarket, mall, kios dan lain-lain untuk menaati surat edaran yang sudah dikeluarkan. “Kami juga mengimbau warga untuk bisa lebih bersabar dengan menjalankan ibadah di rumah masing-masing. Ini untuk kepentingan kita semua untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 Kota Jayapura,” pungkasnya.

 Sementara itu, dari pantauan Cenderawasih Pos, Senin (4/5) kemarin, masih dilakukan rapid test kepada penjual sayur dan ikan di lapangan upacara Kantor Wali Kota Jayapura.(dil/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *