Pasien Sembuh Capai 25 Persen

dr. Sumule: Petugas Kesehatan Telah Bekerja Keras

JAYAPURA-Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG (K) menyebutkan bahwa jumlah kasus positif kumulatif Covid 19 di Provinsi Papua telah mencapai 240 kasus. Dimana 173 di antaranya kasus perawatan (72 persen), 60 kasus sembuh (25 persen), dan tujuh kasus meninggal dunia (3 persen).

Diketahui bahwa pada Minggu (3/5), tidak ada penambahan kasus positif baru. Namun, justru sebaliknya, kasus sembuh kembali bertambah, sehingga kini total pasien sembuh di Papua telah mencapai 25 persen atau tepatnya 60 kasus sembuh dari 240 kasus positif kumulatif.

“Ada tambahan satu kasus sembuh hari ini (kemarin), sehingga total menjadi 60 kasus sembuh di Papua. Dari 60 kasus sembuh ini, 21 kasus di antaranya di Kota Jayapura, 13 kasus di Mimika, 10 kasus di Kabupaten Jayapura, delapan di Merauke, tiga kasus di Sarmi, masing-masing dua kasus di Keerom dan Jayawijaya, dan satu kasus di Mamteng,” ujar dr. Silwanus Sumule dalam video conference, Minggu (3/5) kemarin.

Menurut dr. Sumule, kasus sembuh ini menunjukkan bahwa petugas kesehatan telah bekerja keras, sehingga perlu diapresiasi karena tanpa henti berjuang menolong masyarakat yang terdampak Covid-19 dan dirawat di rumah sakit.

“Masih ada pasien yang saat ini sedang dirawat. Dukungan sangat kami harapkan, terlebih dengan tidak menunjukkan stigma buruk kepada pasien maupun petugas kesehatan. Sebaliknya, diperlukan penguatan dari masyarakat pada umumnya, sehingga pasien bisa cepat sembuh,” ujarnya.

“Kasus sembuh ini juga memiliki makna dimana penyakit ini dapat disembuhkan. Sepanjang kita memenuhi protokol kesehatan yang telah disampaikan pemerintah, termasuk dengan aturan pembatasan sosial yang diterapkan,” sambungnya.

Bukan tanpa alasan aturan tersebut menurutnyaharus dilakukan. Pasalnya, hingga kini diketahui bahwa kasus positif Covid 19, khusus di Papua, telah menyebar di 12 kabupaten/kota (data lengkap lihat grafis).

“Selain jumlah kasus sembuh dan kasus positif dengan pemetaan di tiap daerah terdampak di Papua, patut pula diketahui bahwa Orang Dalam Pemantauan (ODP) kita telah mencapai 2275 orang. Sedangkan untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada 310 pasien. Untuk tes PCR, sudah kita lakukan sebanyak 1266 pemeriksaan,” pungkasnya. (gr/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *