Pemuda Adat Papua: Status Papua Ke NKRI Sudah Final

Ketua Umum DPN Pemuda Adat Papua, Jan. Christian Arebo, S.H, M.H, (tengah) bersama Wakil Ketua Pemuda Adat Papua, Marianus Komanik dan Ketua DPD Pemuda Mandala Trikora Provinsi Papua Ali Kabiay, saat konferensi pers di Abepura, Kamis (30/4) lalu. (Yewen/Cepos)

JAYAPURA- Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Pemuda Adat Papua Dan DPD Pemuda Mandala Trikora Provinsi Papua menilai bahwa status Papua kembali ke pangkuan NKRI sudah final. Oleh karena itu, pihaknya menolak dengan tegas upaya-upaya elit politik Papua yang mengangkat status politik Papua merdeka baik di dalam maupun di luar negeri.

“Upaya ini hanya meresahkan stabilitas keamanan dan ketertiban pertahanan nasional serta menganggu stabilitas keamanan dan ketertiban umum masyarakat,” tegas Ketua Umum DPN Pemuda Adat Papua, Jan. Christian Arebo, S.H, M.H, saat mengelar konferensi pers di Abepura, Kamis (30/4).

Tidak hanya itu, Arebo mengatakan, pihaknya menolak Peryataan kelompok dan golongan tertentu yang menyatakan bahwa integrasi Papua ke dalam wilayah NKRI adalah proses aneksasi Pemerintah Indonesia. “Ini adalah pernyataan subjektif yang tidak pancasialis,” tegasnya lagi.

Arebo menyatakan, pihaknya mendukung tugas-tugas dari TNI-POLRI dalam menjaga integritas keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indoneia (NKRI) dan menjamin terciptanya keamanan dan ketertiban umum asyarakat demi terwujudnya Papua yang aman, maju mandiri dan sejahtera berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Sementara itu, Ketua DPD Pemuda Mandala Trikora Provinsi Papua, Ali Kabiay mengimbau kepada seluruh para pemuda di Papua yang bermain media sosial (medsos) seperti Facebook, Instagram, Twiter, Watshapp dan lain sebagainya agar lebih jeli bermain media soal dan tidak terpengaruh dengan postingan-postingan di media sosial dari kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab dan menganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat di Papua.

Sementara itu, Wakil Ketua DPN Pemuda Adat Papua, Marianus Komanik menyatakan, status Papua berintegrasi ke Indonesia sudah final. Oleh karena itu, dirinya berharap masyarakat Papua tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan dalam bingkai NKRI sebagai warga Papua maupun warga negara Indonesia.

“Kita bersyukur karena Papua adalah bagian dari NKRI. Oleh karena itu, negara ini harus memberikan jaminan sosial kepada orang Papua dan memberikan proses-proses pembangunan yang baik kepada orang Papua, maka orang Papua sampai kapanpun akan merasa bahwa dirinya adalah bagian dari negara ini,” ujarnya. (bet/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *