Baru Dua Orang Penjual Sayur Keliling yang Dinyatakan Reaktif Covid-19 dalam Rapid Test

RAPID TEST-Para penjual sayur keliling yang menggunakan kendaraan roda dua dan empat, saat mengikuti Rapid Test di Kantor Wali Kota Jayapura, Kamis (30/4). Priyadi/ceposonline

Hasil resmi semua akan diinformasikan dua hari lagi

JAYAPURA-Pemerintah Kota Jayapura melalui Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Jayapura, telah melaksanakan rapid test bagi penjual sayur keliling yang menggunakan kendaraan roda dua dan empat di Kota Jayapura, berlangsung di lapangan Upacara Kantor Wali Kota Jayapura, Kamis (30/4)kemarin.

Antusias penjual sayur keliling yang mengikuti rapid test memang sangat luar biasa dimulai sejak jam 8 pagi mereka sudah antusias sekali datang. Bahkan, dari data yang diberikan Disperindakop dan UKM Kota Jayapura ada 124 orang penjual sayur keliling yang dilakukan rapid test namun yang datang ikut 405 orang.

“Berdasarkan hasil rapid test yang
dilakukan sampai jam 4 sore mereka semua sudah diperiksa dan hasilnya baru ada 2 orang yang reaktif Covid-19 dan pemeriksaan terus kami lanjutkan sampai jam 6 sore, untuk hasilnya memang bisa diberitahukan ke penjual sayur sekira 2 hari nanti,”kata Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Ir H.Rustan Saru, MM.

Dijelaskan, bagi penjual sayur keliling yang telah mengikuti rapid test dan hasilnya negatif, maka akan diberikan stiker di kendaraannya untuk memberitahukan kepada masyarakat bahwa penjual tersebut bebas dari Covid-19 dan masyarakat tidak perlu panik atau ragu dalam berbelanja di penjual sayur keliling tersebut.

Dan bagi pedagang yang reaktif Covid-19 dalam rapid test tentu tetap akan dilanjutkan lagi untuk dilakukan test PCR supaya memastikan apakah benar-benar reaktif Covid-19 atau tidak.

“Kepada pedagang sayur yang telah ikut nanti kita informasikan hasilnya semua sekira dua hari lagi, dan bagi yang negatif Kita akan berikan stiker di kendaraannya,” supaya dalam berjualan keliling masyarakat tidak ragu,”imbuhnya.

Dari pantauan Wartawan Cenderawasih Pos, memang antusias warga yang ikut sangat luar biasa, mereka rela antri dan tidak berjualan untuk memastikan bahwa mereka tidak positif Covid-19. (dil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *