Bantuan Jangan Melihat Siapa yang Memberi

Boy Dawir (Dok/cepos)

JAYAPURA– Banyaknya komponen pemerintah maupun swasta yang ikut turun tangan dalam menyalurkan bantuan dampak dari Pandemi Covid 19 dianggap sebagai satu kesadaran dalam yang perlu terus dijaga. Persoalan sosial di Papua diyakini bisa dituntaskan jika dilakukan bersama-sama. Hanya menurut salah satu anggota Komisi IV DPR Papua, Boy Markus Dawir bantuan yang diberikan sebaiknya tidak melihat siapa apalagi jika hanya berpatokan pada daerah pemilihan.

Boy berharap satu persatu keluhan masyarakat bisa tersentuh dan dijawab. “Setiap hari kita selalu mendengar bahwa ada  masyarakat yang belum menerima bantuan dan ada juga yang hingga kini masih menunggu apa yang dijanjikan pemerintah. Nah saya sepakat jika  semua ini dilakukan menggunakan basis data tapi sekali lagi jangan melihat siapa apalagi sampai berbicara dapil,” beber Boy, Ahad (26/4). Boy sendiri pekan akhir kemarin baru menyerahkan bantuan ke para pendeta termasuk masyarakat di  Danau Sentani.

Boy menekankan untuk bantuan berbasis data agar tidak terjadi bantuan tumpang tindih. Sementara itu DPR Papua sendiri padaSabtu (25/4) menyerahkan bantuan APD ke sejumlah rumah sakit baik rumah sakit pemerintah maupun rumah sakit swasta. “Ini bentuk gotong royong, pemerintah tentu tak bisa berjalan sendiri tetapi harus dibackup dan kami bisa melakukan ini maka itu yang kami lakukan,” jelas Ketua DPRP, Jhony Banua  Rouw.

Bantuan ini menyentuh hingga ke rumah sakit di Yapen, rumah sakit di Nabire, termasuk delapan rumah sakit lainnya. Jhon juga membenarkan bahwa pihaknya dalam waktu dekat akan mengundang Satgas Covid untuk menanyakan sejauh mana penanganan wabah Corona terkini. “Kami ingin lihat progresnya dan kalau ada yang kurang aka kami carikan jalan keluarnya,” pungkasnya. (ade/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *