Liga Thailand Ditunda, Basna Tak Bisa Pulang

Rudolof Yanto Basna 

JAYAPURA – Pesepak bola asal tanah Papua, Rudolof Yanto Basna yang memperkuat tim Liga 1 Thailand, Prachuap FC tetap menjalankan kebijakan pemerintah Thailand dalam upaya pencegahan virus Corona atau Covid-19, salah satunya melakukan social distancing.

Federasi sepak bola Thailand sendiri juga telah menunda kompitesi Liga 1 Thailand hingga september 2020 mendatang. Meski kompetisi diliburkan, namun pemain kelahiran Sorong itu tak bisa balik ke tanah air lantaran ditutupnya akses penerbangan Thailand ke Indonesia.

Selain melakukan social distancing, palang pintu Prachuap FC itu tetap melakukan latihan mandiri agar menjaga kondisi tubuhnya.

“Ya, masih tertahan di Thailand, dan memang kompetisi diliburkan sampai bulan September. Meski libur, tapi saya tetap melakukan latihan, seperti gym, jogging dan olahraga lainnya,” ungkap Yanto Basna kepada Cenderawasih Pos via telepon selulernya, Senin (20/4) sore kemarin.

Selain itu, pemain berusia 24 tahun itu juga membeberkan aktivitas lain untuk menghilangkan rasa jenuh di tengah Pandemi Covid-19.

“Sebenarnya libur begini jenuh, apalagi libur dalam jangka waktu panjang. Untuk hilangkan rasa bosan, kalau pagi hari paling bersih-bersih rumah atau nonton filem. Trus setiap siang saya ke pantai, karna rumah dengan pantai hanya berjarak 5 menit pake mobil,” ujarnya.

Kata Yanto, dengan waktu libur yang cukup panjang, ia berharap bisa kembali Indonesia.

“Rencana liga akan mulai September 2020 – Mei Tahun 2021. Juli rencana tim lakukan pre season. Karna kita libur 2 bulan lebih, kalau ada penerbangan saya akan kembali ke Indoensia, kalaupun balik paling stay di Jakarta dulu, karena di Papua akses masih di tutup,” tandasnya. (eri/gin).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *