Arthur Cunha Berharap Ada Kompetisi Alternatif

KAWAL KETAT: Pemain Persipura Jayapura, Arthur Cunha saat mengawal ketat pemain Borneo FC, Terens Puhiri dalam lanjutan Shopee Liga 1 di Stadion Segiri Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (7/3).

JAYAPURA – Melalui surat bernomor 48/SKEP/III/2020 yang telah diterima setiap kontestan Liga 1 dan Liga 2, PSSI memutuskan untuk menghentikan kompetisi hingga 29 Mei 2020.

Hal itu mengikuti arahan masa darurat dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Jika status darurat tak diperpanjang, maka kompetisi bisa digelar lagi oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) setidaknya pada 1 Juli 2020.

Namun, apabila nanti masa darurat ini diperpanjang, PSSI bakal memberhentikan kompetisi Shopee Liga 1 2020 secara permanen.

Menanggapi hal itu, Stoper Persipura Jayapura, Arthur Cunha mengatakan, bahwa apa bila covid-19 ini tidak bisa diatasi hingga batas waktu, dan pada akhirnya kompetisi dihentikan secara permanen. Pemain asal Brasil itu berharap PSSI harus memiliki kompetisi alternatif lain, yakni menggelar Piala Indonesia.

“Jika virus Corona belum berakhir di bulan Mei dan masih berlanjut, tentu waktunya sangat mepet jika kita menggelar kompetisi Liga 1. Sehingga waktunya tidak memungkinkan, dan jika dihentikan tidak masalah,” ungkap Arthur kepada Cenderawasih Pos via telepon selulernya, Minggu (12/4) siang kemarin.

“Tapi harus memikirkan satu event, intinya kompetisi alternatif yang mungkin hanya 2-4 bulan, seperti biasanya sebelum kompetisi ada Piala Indonesia, itu jika kondisinya benar-benar sudah aman dari virus ini (Covid-19),” sambungnya.

Mantan pemain Arema FC itu menuturkan, bahwa dengan kondisi seperti ini, tentu masyrakat Indonesia butuh hiburan pasca Pandemi covid-19. Apalagi menurutnya, hampir sebagian masyarakat Tanah Air merupakan fanatik sepakbola.

“Indonesia sangat fanatik sepak bola. Sehingga butuh hiburan saat corona ini beliau, dan kami sebagai pemain dan pelatih juga bisa bekerja. Tapi harus dijamin dulu, kita harus benar-benar sehat dari virus baru kita kerja. Dan saya berharap, virus ini segera berlalu dan kompetisi sepak bola Indonesia kembali dimulai,” tandasnya. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *