Penemuan Jenazah di Pasir II Gegerkan Warga

OLAH TKP: Anggota Polsek Jayapura Utara saat melakukan olah TKP penemuan jenazah di Jalan Pasifik Indah Pasir II, Distrik Jayapura Utara, Kamis (2/4). 

Awalnya Disangka Meninggal Karena Corona, di TKP Ditemukan Gagang Pisau

JAYAPURA-Warga di kompleks Keuangan  Jalan Pasifik Indah Pasir II, Distrik Jayapura Utara digegerkan dengan jenazah seorang pria yang diketahui bernama Yeremias Mandibindibo (35), seorang tenaga honorer di Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan  (DLLAJ), Kamis (2/4).

Warga yang menemukan jenazah tersebut langsung melapor ke Polsek Jayapura Utara dan tak lama kemudian Unit Reskrim Polsek Jayapura Utara langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Sebelumnya, warga sempat menduga korban tewas akibat virus Corona atau Covid-19. Wargapun ramai-ramai melihat jenazah dari jarak jauh yang sudah terpasang Police Line itu. Bahkan petugas dari RS Bhayangkara yang mengevakuasi jenazah terlihat menggunakan ADP (Alat Pelindung Diri).

Kapolresta Jayapura Kota, AKBP. Gustav R Urbinas yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Jayapura Utara Iptu Handry M Bawiling mengungkapkan, sebelum ditemukan tewas, korban bersama rekannya berinisial DK mengonsumsi Miras jenis Wiro dan Vodka di dekat kompleks Keuangan Jalan Pasifik Indah II.

Selanjutnya, korban dan rekannya turun ke arah Pangkalan Ojek Pasir II dekat sebuah kios untuk melanjutkan mengonsumsi Miras. Saat asyik mengonsumsi Miras, melintas seorang pria berinisial KF. Korban kemudian memanggil KF untuk bergabung mengonsumsi Miras.

“Saat itu diduga terjadi pertengkaran mulut yang membuat KF mengambil pisau dari pinggangnya lalu mengayunkan ke arah tubuh DK hingga mengenai tas noken milik DK. Selanjutnya DK pulang ke rumah dan tinggal KF bersama korban yang minum saat itu,” ucap Kapolsek Handry Bawiling saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Kamis (2/4).

Dikatakan, kemarin pagi Mapolsek Jayapura Utara didatangi warga yang melaporkan penemuan jenazah yang tergeletak di depan Pangkalan Ojek Pasir II. Laporan warga tersebut langsung ditindaklanjuti Polsek Jayapura Utara yang menurunkan tim dan melakukan olah TKP. Pihaknya juga menghubungi petuga spiket Ident Polresta Jayapura Kota, Biddokkes Polda Papua dan KBR Brimob Polda Papua untuk melakukan olah TKP.

Setelah itu, jenazah menurut Handry Bawiling langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Papua. “Kasus ini sedang dalam lidik dan jenazah akan dilakukan otopsi,” ucap Kapolsek.

Terkait dengan kejadian ini lanjut Kapolsek, sebanyak empat orang saksi telah dimintai keterangannya. Mereka di antaranya adalah adik dan keponakan almarhum serta orang yang pertama kali menemukan mayat tersebut.“Untuk barang bukti yang kami amankan yakni satu gagang pisau, satu  plastik untuk tutup pisau dan satu meja kayu. Sementara pelaku dalam lidik,”  pungkasnya. (fia/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *