Vidio Viral Anak Dibawah Umur Dikeroyok Hingga Terjatuh di Aspal

Hari Ini Polisi Akan Panggil Para Pelaku

JAYAPURA- Sebuah vidio viral di facebook menunjukan aksi penganiayaan yang dilakukan oleh sekelompok remaja. Vidio yang berdurasi 2 menitan pertama kali dibagikan akun facebook bernama Patrick Cynk Dya menggegerkan pengguna Facebook lainnya.

Dalam vidio yang dibagikan Rabu (1/4), sekira pukul 02:00 WIT dini hari. Dimana lokasi kejadian di jalur antara GOR Trikora dan tembok FKM. Tampak seorang anak berbaju putih bercelana pendek dipukul secara bergantian oleh sekelompok orang yang berjumlah 6 hingga 7 orang.

“Adoooo bapak, sakit,” teriak sang anak yang diketahui berusia 14 tahun usai dipukul secara bergantian lalu jatuh tergeletak di atas aspal.

Kendati korban sudah berteriak kesakitan lantaran dipukul secara bergantian oleh orang-orang yang lebih basar darinya, namun sekelompok orang tersebut tetap melakukan aksi pemukul secara bergantian.

“Tong masalah deng dia, dia maki torang,” ucap dari salah seorang yang ikut memukul.

Vidio yang mendapatkan like sebanyak 236, 1.032 komentar dan 905 kali dibagikan itu membuat geram dan mendapat berbagai komentar dari pengguna akun facebook lainnya. Pemilik akun Facebook bernama Fitri Letisha dalam kolom komentarnya menulis, “Coba dilerai kah, ini main keroyok. Otak dimana ee yang main pukul-pukul itu. Mudah-mudahan ditangkap itu pelakunya,”

Sementara akun Facebook bernama Tanggo Lomo dalam kolom komentar menulis “ini dampak dari Corona sekolah libur tra mau diam di rumah, maunya diam di trail besi. Jadi ikut dong pung mau sudah, Pak Polisi, kalau bisa kasih viral lagi waktu di tempat yang dong inginkan” tulisnya.

Akun facebook lainnya menulis “Manusia terkutuk, semoga kamu lagi dapat balasan yang setimpal,” tulis akun facebook Wilson Lase lalu disambung komentar akun Facebook Dgi Rcbr Degei “Hal sepele saja main fisik bagaimana persaudaraan akan terjaga, yang ada generasi akan semakin hancur” tulisnya dikolom komentar.

Sementara itu Kasubdit Siber Ditreskrimsus Polda Papua Kompol Adanan M menyampaikan hari ini juga yang bersangkutan akan diambil.

“Mereka nanti akan disangkakan Pasal 170 KUHP pengeroyokan dan UU Perlindungan Anak,” ucap Kompol Adanan saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos melalui pesan WhatsAppnya, Rabu (1/4). (fia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *