Sidang Pidana Online, PN Jayapura terkendala Jaringan Internet

Jubir Pengadilan Negeri Kelas 1A Jayapura, Muliyawan, SH., MH., (kiri) bersama Humas Pengadilan Negeri Kelas 1A Jayapura, Maria. M Sitanggang, SH., MH., saat memberikan keterangan akhir bulan Januari 2020 lalu. (Yewen/Cepos)

Terkait Penerapan Sidang Pidana Online

JAYAPURA- Untuk mencegah penyebaran Virus Covid-19 di lembaga-lembaga publik yang melibatkan banyak orang seperti Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi,maka Mahkamah Agung (MA) telah mengeluarkan surat edaran untuk dilakukan sidang secara online.

Berkaitan dengan hal tersebut, untuk Pengadilan Negeri Kelas 1A Jayapura, sidang perdata secara online sudah diterapkan sejak dulu. Sementara untuk sidang pidana memang belum ada kebijakan untuk dilakukan online, karena masih terkendala jaringan internet yang sering gangguan.

Juru Bicara (Jubir) Pengadilan Negeri Kelas 1A Jayapura, Muliyawan, SH., MH., mengakui  untuk sidang perdata selama ini telah dilakukan secara online.

“Sidang online sudah ada kalau untuk sidang perdata. Dimana perdata ini sudah wajib dan selama ini berlangsung. Kendalanya kalau sidang perdata harus sama-sama penasehat hukum baru sidang online. Kalau misalnya salah satu pihak tidak ada kuasa hukumnya, maka harus ada persetujuan baru sidang online,” katanya saat dikonfirmasi cenderawasih pos melalui telepon selulernya, Senin (30/3).

Untuk sidang pidana menurut Muliyawan sudah ada surat dari Mahkamah Agung  untuk dilaksanakan secara online dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19. Namun untuk Pengadilan Negeri Jayapura sendiri masih terkendala jaringan, sehingga belum ada kebijakan untuk penerapan sidang pidana secara online.

“Kalau sidang pidana memang sudah ada rekomendasi dari MA untuk dilaksanakan sidang online. Tapi kita terkendala masalah signal dan lain sebagainya, sehingga ini masalahnya. Oleh karena itu, untuk sementara belum ada kebijakan pak ketua untuk sidang online, khusus untuk pidana,” ujarnya.

Muliyawan mengatakan, ada informasi bahwa kedepan persidangan akan dilakukan langsung di Lapas Abepura dan Lapas Doyo di Kabupaten Jayapura. Dimana nanti majelis hakim  yang datang langsung untuk melakukan sidang.“Saya dapat informasi dari Panitera di Pengadilan tadi (kemarin, red) bahwa hakimnya yang akan datang langsung untuk melakukan sidang-sidang di Lapas Abepura dan Lapas Narkotika. Nanti ada ruangan yang disiapkan, sehingga satu-satu naik ke atas dan tidak berkumpul lagi,” ujarnya.

“JIka sidang bisa berlangsung di kedua lapas ini, maka akan dimaksimalkan sehingga persidangan bisa berlangsung cepat dan tidak lama-lama,” tutupnya.(bet/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *