Diduga Kena Covid-19 Ternyata ini yang Dialami

SEPAKAT-Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni, didampingi Bupati Nabire Isaias Douw, dan Bupati Paniai Meki Nawipa, saat memberikan keterangan pers, Selasa(24/3)lalu di Kota Jayapura.Priyadi/Cepos

JAYAPURA-Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni, S.S.,M.Si., mengatakan, berdasarkan informasi yang ia terima bahwa ada satu anak warga Intan Jaya yang diduga beberapa hari lalu terkena wabah Covid-19 sekembalinya dari Makassar, tampaknya setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan secara bertahap oleh tim medis, pasien yang berusia 6 tahun ini ternyata mengalami sakit malaria bukan karena Virus Corona.

“Ya saya sudah dapat informasi kembali dari tim medis di Intan Jaya, setelah mereka melakukan pemantauan dan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap pasien yang diduga terkena Covid-19, hasilnya ternyata pasien ini terkena sakit malaria saja, jadi dengan adanya hasil ini masyarakat Kaupaten Intan Jaya tidak usah panik lagi,”katanya kepada wartawan, Jumat(27/3).

Dijelaskan, awalnya salah satu pasien ini mengalami demam tinggi, batuk dan pilek sehingga diduga terkena Covid-19, namun setelah dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh oleh tim medis di Intan Jaya belum dan harusnya dirujuk ke Nabire, ternyata dari hasil pemeriksaan hasilnya sakit malaria.

Bupati Natalis tetap mengimbau seluruh masyarakat Intan Jaya untuk jangan keluar rumah dulu jika tidak penting, termasuk keluar meninggalkan Kabupaten Intan Jaya, apalagi saat ini akses keluar dan masuk intan jaya sudah ditutup demi pencegahan menularnya Covid-19 selama 14 hari dari sekarang. Masyarakat diminta tetap waspada jangan panik dan tetao berperilaku hidup bersih dan sehat.

Untuk segala kebutuhan bahan pokok maupun medis, tetap telah dipersiapkan Pemerintah dengan baik, karena untuk pengiriman logistik hal yang sifatnya emergency maupun hal medis lewat jalur udara tetap masih dilakukan. Pemerintah juga akan melakukan penyemprotan desinfektan ke tempat ibadah, sekolah dan lainnya serta membentuk gugus tugas pencegahan penyebaran Covid-19.(dil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *