Menyebar Hoax dan Menimbun Bapok Akan Ditindak Tegas

Kombes Pol AM Kamal (Elfira/Cepos)

JAYAPURA- Berdasarkan Surat Perintah Kapolda Papua tertanggal 21 Maret 2020 tim Unit Reaksi Cepat (URC) pencegahan Corona Virus Disease (Covid 19) telah terbentuk. Tim ini merupakan personel yang masuk dalam Operasi Kepolisian dengan sandi “Operasi Aman Nusa II Matoa 2020 Polda Papua dalam rangka penanganan penyebaran Covid 19”.

Tim yang berjumlah 2500 personil ini terbagi menjadi beberapa Satuan Tugas (Satgas) diantara Satgas Deteksi, Satgas Pencegahan, Satgas Penanganan, Satgas Rehabilitasi, Satgas Gakkum, Satgas Banops dan Satgas Ops Res Jajaran.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal menyampaikan, pihaknya melakukan penegakkan hukum terhadap para pelaku penyebar hoaks di Media Sosial terkait Covid-19 dan menindak hukum pelaku penimbunan bahan pokok.

“Polda Papua juga memetakan wilayah yang rawan penyebaran Covid-19, serta memberikan imbauan kepada masyarakat untuk membatasi diri dari interaksi sosial, meminta masyarakat untuk menghindari keramaian dan menjaga kebersihan,” ucap Kamal saat dikonfirmasi, Selasa (24/3).

Selain itu, Polda Papua bersama Polres jajaran untuk melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah lokasi keramaian, fasilitas umum, perkantoran dan tempat-tempat ibadah. Serta memberlakukan pemeriksaan suhu tubuh terhadap semua anggota Polri dan masyarakat yang akan masuk ke Markas Kepolisian, baik polda, polres dan polsek.

“Dalam Oeprasi Aman Nusa II Matoa, Polda Papua telah bekerja sama dengan Instansi terkait dalam menyiapkan ruang isolasi untuk pasien Covid 19, menyiapkan sarana kesehatan dan personel kesehatan untuk menanggulangi virus tersebut,” pungkasnya. (fia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *