Gubernur: Jalur Orang Masuk Papua Ditutup Sementara, Tidak Ada Istilah Lockdown

Gubernur Papua Lukas Enembe memimpin rapat, Forkopimda Papua, dan bupati/wali kota se Papua, di Gedung Negara, Selasa (24/3). Hasil rapat menetapkan bahwa Papua tidak ada lockdow, tetepi pembatasan sosial. Grati/ceposonline

Tapi Lapago, Meepago, dan Animha Ditutup Sementara

JAYAPURA- Hasil rapat bersama gubernur Papua, Forkopimda Papua, dan bupati/wali kota se Papua menetapkan bahwa Papua tidak menerapkan lockdown. Melainkan pembatasan sosial. Status Papua tetap siaga darurat, dengan memblok arus masuk orang dari luar Papua ke Papua untuk sementara waktu.

Demikian hal ini disampaikan Gubernur Papua, Lukas Enebe, usai rapat bersama tersebut dilakukan di Gedung Negara, Selasa (24/3).

“Tidak ada istilah lockdown. Hanya pembatasan sosial. Namun, kita anggap perlu block Papua, sehingga Lapago, Meepago, dan Animha, ditutup karena rawan,” ujarnya.

Sekalipun demikian, transportasi barang terus berjalan, di mana logistik bisa masuk. Tapi manusia tidak boleh masuk ke Papua.

“Keputusan ini mulai berlaku Kamis (26/3) hingga 14 hari ke depan. Setelah 14 hari, baru nanti kita lihat perkembangan ke depan,” punglasnya. (gr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *