Pembangunan 300 Unit Rumah bagi Korban Banjir Capai 40 Persen

Ratusan rumah yang sudah dibangun pihak Yayasan Buddha Tzu Chi untuk diserahkan kepada warga Kampung Kemiri,  korban banjir bandang di Sentani. Foto ini diambil, Senin (23/3). (Robert Mboik Cepos)

SENTANI- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura terus memaksimalkan waktu yang ada untuk menyelesaikan proses pekerjaan 300 unit rumah bagi warga Kampung Kemiri, korban banjir bandang di belakang Kantor Bupati Jayapura.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jayapura, Hanna Hikoyabi  mengatakan, saat ini progres pekerjaan rumah bantuan bagi warga korban banjir bandang di Kampung Kemiri sudah lebih dari 40%. Di mana ada sekitar 100-an unit rumah yang sudah dikerjakan dari total 300 unit yang direncanakan.

“Sudah ada 100-an yang sudah dibangun, pekerjaan terus dilakukan sampai saat ini,” ungkap Hanna Hikoyabi saat ditemui media ini di Sentani, Senin (23/3).

Dia mengaku, progres pekerjaan 300 unit rumah itu sedikit terhambat karena terganggu dengan kondisi cuaca yang menyebabkan rusaknya lahan yang disiapkan untuk pembangunan rumah tersebut. Sehingga saat ini para pekerja harus memperbaiki lahan yang rusak akibat erosi air hujan beberapa waktu yang lalu.

“Sempat terhambat karena  hujan kemarin menyebabkan adanya kerusakan lokasi yang sudah disiapkan untuk pembangunan rumah itu,” ujarnya.

Dia menambahkan, pekerjaan rumah layak huni bagi warga korban banjir bandang Sentani itu merupakan bantuan dari Yayasan Buddha Tzu Chi. Dari hasil koordinasi yang sudah dilakukan sejauh ini dengan pemerintah daerah dan pihak Buddha Tzu Chi, Pemerintah Kabupaten Jayapura menyiapkan lahan dan juga akan membangun sarana air bersih dan listrik untuk kawasan pemukiman baru tersebut.

“Kalau bagian dalam rumah itu nanti Yayasan Buddha Tzu Chi yang tanggung, sedangkan kita hanya bagian luar, termasuk jalan masuk di kawasan pemukiman,”tambahnya. (roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *