Corona Mengancam, Wushu Tetap Latihan Rutin

Sekretaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya saat menyambangi tempat latihan Wushu Papua di Gym Surya Kota Jayapura, Kamis (19/3). (Erik / Cepos)

JAYAPURA – Ditengah pandemi virus corona (Covid-19), atlet cabang olahraga yang siap mentas pada pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020 diminta untuk tetap aktif berlatih.

Sekretaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya, menjelaskan, meski saat ini pemerintah telah mengeluarkan kebijakan kerja dan belajar dari rumah. Namun atlet proyeksi PON XX harus masih tetap berlatih untuk menjaga performa fisik atlet.

Meski dituntut untuk tetap berlatih, KONI Papua juga aktif memantau kesehatan atletnya. Dengan memberikan edukasi pencegahan covid-19, dan pemeriksaan secara continue.  Apalagi kata Kenius, tanah Papua merupakan tanah yang diberkati oleh Tuhan. Sehingga yakin, dengan pola hidup sehat mereka bisa terhindar dari Covid-19 tersebut.

Oleh karena itu, untuk memastikan apakah atletnya benar-benar tetap aktif berlatih, Sekum KONI Papua, Kenius Kogoya melakukan inspeksi mendadak ke tiap-tiap cabang olahraga yang TC di Kota Jayapura.

Kamis (19/3) siang kemarin, usai melakukan Sidak ke Cabor Layar di pantai Hamadi, Kenius didampingi oleh Humas KONI dan Kesehatan KONI melanjutkan sidak dengan Cabor Wushu Papua di Gym Surya Kota Jayapura.

“Wushu semangatnya sangat luar biasa, kita sudah sampaikan bahwa tetap latihan, ini Cabor bela diri (Wushu) yang membutuhkan fisik, jangan pernah lengah dan istirahat berlatih, tetap berlatih sampai dengan PON,” ungkap Kenius disela-sela Sidak.

Soal target, Kenius berharap Wushu Papua bisa menjadi salah satu cabang olahraga yang mampu memberikan prestasi untuk bumi cenderawasih pada even olahraga empat tahunan tersebut.

“Harapan kita Wuhu Papua bisa memberikan prestasi dengan menyumbangkan medali emas di PON,” ujar Kenius.

Kenius juga menyarankan, untuk memutus penularan covid-19, atlet harus menjaga pola hidup yang sehat. “Untuk saat ini jangan keluar ke tempat keramaian jika tidak penting, cukup dari penginapan ke tempat latihan. Dan terus berdoa agar tetap terhindar dari covid-19 dan PON tetap berjalan sesuai jadwal,” jelasnya.

Sementara itu, pelatih kepala Wushu PON Papua, Nicky Ilolu optimis, cabang olahraga yang ia tukangi mampu menyumbangkan medali emas saat PON.  “Dengan persiapan yang kami lakukan, dengan materi atlet kami saat ini, saya optimis kami Wushu Papua bisa menyumbangkan 2 medali emas,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Kenius juga menyerahkan uang senilai Rp50 juta. Dimana Rp20 juta sebagai bentuk persembahan ke gereja dan Rp30 juta untuk kebutuhan operasional latihan tim. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *