Sekda Sayangkan Penolakan 4 Guru SMPN 2 Merauke

sekda Drs Daniel Pauta

MERAUKE-Sekretaris Daerah Kabupaten Merauke  Drs. Daniel Pauta  mengaku sangat menyayangkan  penolakan  4  guru yang   dilakukan oleh kepala SMPN 2 Merauke.   Sebab, menurut   Sekda,   penolakan  4 guru  senior  di SMPN 2 Merauke yang   sudah  puluhan tahun bertugas di   sekolah   tersebut   berdampak  pada  siswa-siswi yang ada di sekolah   tersebut. ‘’Terus terang  saya sayangkan  apa yang terjadi di SMPN 2 Merauke   tersebut,’’ tandas  Sekda Drs Daniel Pauta  menjawab pertanyaan  media ini terkait dengan  kisruh yang   terjadi  di sekolah  tersebut.   

  Menurut Sekda Daniel  Paua,  yang diinginkan adalah siapapun yang datang di  suatu sekolah  tersebut adalah  rekan dan teman. “Tapi kalau 4 guru itu disuruh keluar dan tidak ada  guru  yang membantu dan menggantikan  itu, siapa kira-kira siapa yang akan melaksanakan itu. Apalagi kalau itu mata pelajaran bahasa Inggris kalau tidak ada guru bahasa Inggris, lalu     mata pelajaran matematika kalau  tidak ada penggantinya kan akan kerepotan di sekolah tersebut,’’    jelasnya.   

   Sekda Daniel Pauta melihat   kemungkinan yang terjadi adalah miss komunikasi  kemudian  dibawa ke hal-hal yang sifatnya pribadi. Dan yang jadi korban adalah anak-anak didik mereka. “Kita sudah tugaskan   kepala dinas P dan K untuk mengurus.”ujarnya.

    Sekda berharap, keempat guru ini  tetap berada di situ. Tapi  kalau memang   sangat  terpaksa    berarti kepala dinas harus memberikan usulan kepada bupati  untuk diproses kemana. “Tapi yang menjadi masalah adalah mencari guru yang menjadi pengganti di situ nanti. Tapi, kalau menurut saya, tidak usah    ada yang pindah. Tapi  marilah kita   kerja sama. Yang sudah-sudah  kita lupakan itu. Karena kita membina  anak-anak, tapi kalau kita tetap bersitegang  dan bersiteru  seperti itu saya yakin mutu pendidikan yang kitai inginkan tidak tercapai,’’ kata Sekda  Pauta.(ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *