Jika Tak Didukung Staf, Pemimpin Tak Akan Bisa Maksimal Bekerja

Sertijab memori jabatan dari Elias Wonda kepada Christian Sohilait di lingkungan Dinas Pendidikan, Perpustakaan, dan Arsip Daerah Provinsi Papua, Rabu (19/2) lalu.gratianus silas/cepos

Dukung Karakter Kepemimpinan Kadis Christian Sohilait

JAYAPURA- Asisten Bidang Umum Sekda Papua, Ridwan Rumasukun, meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Pendidikan, Perpustakaan, dan Arsip Daerah Provinsi Papua untuk dapat mendukung penuh Christian Sohilait dengan gaya dan karakternya sebagai pemimpin baru di OPD tersebut.

Hal ini Rumasukun sampaikan saat memberikan sambutan pada Serah Terima Memori Jabatan dari Dinas Pendidikan kepada Dinas Pendidikan, Perpustakaan, dan Arsip Daerah Provinsi Papua yang dilakukan di Aula Kantor Dinas Pendidikan, Perpustakaan, Arsip Daerah Provinsi Papua, Rabu (19/2) lalu.

“Pak Chris ini gayanya milenial. Oleh sebab itu, mohon dukungan ASN di lingkungan OPD ini. Pasalnya, sehebat apapun seorang pemimpin, kalau tidak ada dukungan dari seluruh staff, maka pekerjaan tidak akan bisa berjalan,” ujar Ridwan Rumasukun dalam sambutannya.

Beda halnya dengan Sohilait, menurut Rumasukun, mantan pemimpin sebalumnya, yakni Elias Wonda, yang mana telah mengabdi selama 6 tahun, memiliki aura bapak yang jarang marah, sebaliknya lebih banyak senyumnya. Memimpin dengan karakter ini membuat ASN Disdik kerap kali melaksanakan pekerjaannya tanpa harus disuruh-suruh.

“Terima kasih untuk Pak Elias Wonda yang telah mengabdi selama 6 tahun belakangan ini di Dinas Pendidikan, termasuk memberikan kontribusi yang begitu besar terhadap pendidikan di Papua sudah berjalan dengan baik, serta peningkatan kualitas SDM di Papua,” tambahnya.

Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan, dan Arsip Daerah Provinsi Papua, Christian Sohilait, menyebutkan bahwa dirinya akan melanjutkan kepemimpinan Elias Wonda. “Terima kasih atas semua hal yang telah dilakukan pak Elias Wonda. Sebagai pejabat baru, saya akan melanjutkan apa yang telah dilakukan,” sebutnya.

Menurut Sohilait, struktur dasar pendidikan tidak berubah bahkan dalam 10 – 20 tahun. Sebaliknya, yang berubah ialah item-item di dalamnya. “Oleh sebab itu, semua yang telah dilakukan pak Elias Wonda, akan saya lanjutkan. Mohon saya diterima apa adanya dengan gaya dan karakter yang berbeda. Karena, setiap pemimpin memiliki karakternya masing-masing,” terangnya.

Mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Elias Wonda, pun tak ketinggalan memberikan apresiasinya karena telah mendapatkan dukungan selama 6 tahun memimpin. “Saya sampaikan terima kasih banyak terhadap seluruh staf di lingkungan Dinas Pendidikan yang telah bantu saya selama 6 tahun lebih. Banyak suka dan duka dan itulah dinamika yang kita alami. Saya pun mohon maaf jikalau selama memimpin ada berbuat salah,” beber Elias Wonda. (gr/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *