Kapolda Perintahkan Seluruh Jajaran Melakukan Cipta Kondisi

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw memberikan ucapan selamat kepada anggota saat upacara bendera bulanan dan pengambilan sumpah/Janji PNS Polri TMT di Lapangan SPN Polda Papua, Senin (17/2). Elfira/Cepos

JAYAPURA- Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw meminta seluruh anggota Polda Papua dan jajaran menyiapkan diri baik fisik, mental dan kemampun untuk menghadapi pengamanan tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di 11 Kabupaten dan Operasi Aman Raga Matoa 2020 dalam rangka pengamanan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2020.

“Kepada para perangkat operasi dan anggota yang terlibat dalam operasi untuk dapat berperan aktif dalam mensukseskan pelaksanaan Pilkada serentak dan PON tahun 2020. Sesuai dengan fungsi dan peranannya masing-masing,” ucap Kapolda saat upacara bendera bulanan dan pengambilan sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) Polri TMT di Lapangan SPN Polda Papua, Senin (17/2)

Khusus pada pelaksanaan pengamanan Pilkada serentak, Polda Papua akan mengedepankan preventif dan preemtif. Serta mendorong penyelenggara dalam hal ini KPU dan Bawaslu untuk melaksanakan tugasnya secara independen dan tetap menjaga nilai – nilai hukum yang berlaku.

“Kita harus mencermati berbagai permasalahan yang muncul dalam setiap tahapan, agar tidak menjadi potensi yang akan mengganggu tahapan yang telah berjalan. Diharapkan para Kapolres agar mengantisipasi hal ini, dengan mendorong para pihak yang bersengketa tersebut ke jalur hukum dan tidak melakukan mobilisasi massa,” pinta Kapolda.

Terkait pengamanan PON XX tahun 2020, Polda Papua akan melibatkan sekitar 4.500 personel Organik Polda Papua dan Bko Brimob. Dengan pola pengamanan yang akan  dilaksanakan secara terbuka dan tertutup dengan menempatkan personel pengamanan dan pengawalan pada venue serta seluruh obyek kegiatan.

“Saya berharap kepada seluruh jajaran polda papua agar terus melakukan cipta kondisi sebagai upaya nyata menyongsong dan mendukung penyelenggaraan PON XX tahun 2020 di papua,” harapnya.

Lanjutnya, personel harus memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat dengan cara bertindak sebagai konsultan yang solutif bagi masyarakat. Memiliki komitmen yang kuat untuk dapat memberikan kualitas kinerja  yang terbaik untuk organisasi serta berperilaku dan bersikap anti terhadap korupsi, kolusi dan nepotisme serta tingkatkan kemampuan profesionalisme dan integritas pribadi sebagai insan bhayangkara.

Adapun yang menjadi penekanan Kapolda yakni tingkatkan sinergitas dengan TNI, serta tingkatkan tali silaturrohmi dengan tokoh masyarakat dan tokoh lainnya yang berpotensi dapat  mendukung pelaksanaan tugas polri dalam menciptakan situasi kamtibmas yang semakin kondusif.

Lakukan deteksi dini dan diteksi aksi serta lapor cepat terhadap setiap perkembangan situasi terkait pelaksanaan tahapan pilkada serentak, sehingga keamanan dan ketertiban diwilayah kita dapat terjaga serta petakan wilayah yang pernah terjadi kebakaran hutan.

Untuk diketahui jumlah CPNS yang diambil sumpah/janji menjadi PNS Polri pada kegiatan tersebut sebanyak 10 orang TMT 1 Februari 2020. (fia/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *