Istri Gugat Cerai,   Suami Bakar Rumah 

Tampak  rumah pasangan Sumarni- Hanafi Wirajaya   yang terbakar, kemarin.   Rumah  tersebut  sengaja dibakar  oleh pemiliknya karena  digugat  cerai istrinya.Sulo/Cepos

MERAUKE- Warga   Kota   Merauke  khususnya  yang berada di sekitar  Jalan Doremkai,  Kelurahan  Bambu Pemali Merauke  dikagetkan   dengan terbakarnya salah satu rumah yang yang berada di  pinggir  drainase Kali Weda tersebut, Senin  (17/2).

Rumah milik Hanafi Wirajaya  tersebut  diperkirakan terbakar sekira pukul 07.30 WIT. Api cepat membesar dan membakar habis rumah yang terbuat dari kayu tersebut.

Mobil pemadam kebakaran yang tiba sekitar 15 menit setelah kejadian juga tidak dapat berbuat banyak. Akhirnya rumah milik Hanafi Wirajaya tersebut rata dengan tanah. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu.

Rumah  yang ditempati  Sumarni dan ketiga anak  bersama  orang  tuanya bernama Ahmad Sufia, diduga sengaja dibakar oleh Hanafi Wirajaya yang tak lain adalah suami dari Sumarni.

   Belum diketahui secara pasti   penyebab   pelaku nekat  membakar   rumah   yang ditinggali  ketiga anak kandungnya  tersebut. Namun informasi dari  Sumarni, saat ini ia dan suaminya sedang   dalam proses  cerai. Dimana Sumarni menggugat    cerai   suaminya, namun   pelaku tidak mau. ‘’Saya sudah tidak  tahan  untuk hidup bersama,’’ kata Sumarni    yang  duduk  memeluk  kedua anaknya memandangi  rumahnya yang  sudah  rata  tanah.      

Suriani anak sulung Hanafi Wiraya dan Sumarni menyebutkan bahwa pagi kemarin kedua orang tuanya terlibat pertengkaran. Setelah pertengkaran itu,  pelaku  kemudian  keluar  rumah. Tak lama kemudian,  pelaku kembali  dengan  membawa  2 jeringen yang berisi  bensin. Melihat   bensin   yang dibawa  orang tuanya, Suriani langsung mengambil jerigen yang berisi bensin dan menjauhkan dari rumah.

Namun pelaku kemudian mengambil  bensin dari dalam  tanki motor kemudian  membakar  rumahnya. Suriani mengaku melihat    langsung  ayahnya menyiramkan bensin  tersebut ke rumah. ‘’Saya     tidak menyangka  dia  (pelaku)  akan membakar  rumah  karena  di situ anak-anaknya,’’ kata  Sumarni.    

Melihat  rumah  yang ditinggali terbakar, Sumarni bersama anak dan orang tuanya yang berada di dalam rumah langsung keluar menyelamatkan diri. Sementara, pelaku    meningalkan  rumah dengan  santai.   

Menurut Sumarni, seluruh barang-barangnya termasuk surat berharga seperti ijazah dan sertifikat tanah ikut ludes terbakar. Bahkan uang tunai sebesar Rp 60 juta milik orang tuanya juga tidak bisa diselamatkan.

Informasi yang diperoleh Cenderawasih Pos menyebutkan, Senin (17/2) kemarin merupakan  sidang perdana    gugatan cerai   pasangan suami istri tersebut  di Pengadilan Agama Merauke.

Sementara itu, Kapolres   Merauke,  AKBP.  Agustinus Ary  Purwanto, SIK., yang dikonfirmasi membenarkan   kebakaran  tersebut. Namun  Kapolres mengaku belum menerima laporan apakah rumah tersebut terbakar   atau dibakar. ‘’Yang penting bahwa api   sudah berhasil  dipadamkan  dan tidak   merembet  ke  lokasi lain,’’ tambahnya. (ulo/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *