Pesta Ganja, Sekelompok Remaja Diamankan

DITANGKAP_Empat remaja yang ditangkap aparat Polsek Abepura saat sedang menikmati ganja di Kuburan Tanah Hitam, Minggu (16/10).

JAYAPURA – Nasib apes dialami empat remaja, 3 putri dan 1 remaja putra yang Minggu (16/10) terpaksa harus berurusan dengan Polisi. Mereka digrebek lantaran mengkonsumsi ganja. Saat diamankan Polisi juga menemukan satu bungkus ganja yang terbungkus kertas tisu. Hanya sayangnya para pelaku yang sejatinya berjumlah 8 orang ini  4 diantaranya berhasil kabur termasuk dua pemuda lainnya yang dikatakan sebagai orang yang memberi remaja ini ganja.

  Kapolsek Abepura, Kompol Arnolis Korowa di sela-sela interogasi menjelaskan bahwa keempatnya diamankan di lokasi Kuburan Kristen Tanah Hitam sekitar pukul 07.00 WIT, setelah jaringan Polisi yang dipasang memberi informasi soal adanya aktifitas pesta ganja ini. “Saya tidak menganggap ini kebetulan tetapi ini berdasar informasi dari beberapa anggota Brimob yang memang kami pasang untuk membantu memberikan informasi dan itu berhasil,” kata Kapolsek di ruang kerjanya.

  Keempat remaja ini masing-masing II (21), NA (23), MM (19) dan MI (16). Dari pengakuan keempatnya awalnya mereka tak berniat untuk menghisap ganja. Hanya mengikuti acara pesta lalu pulang. Namun saat dini hari tersebut ketika hendak pulang ini, tiba—tiba ada dua pria yang menghampiri mereka lalu mengajak ngobrol sambil nongkrong di lokasi kuburan. Disinilah mereka diberikan lintingan ganja dan dihisap bersama. “Saya kaget saja,  karena kepala sudah pusing jadi tidak tahu kalau Polisi datang dan empat teman lainnya juga langsung kabur,” cerita MI.

  Selain MI, ketiga remaja ini juga mengaku sudah pernah mengisap ganja sebelumnya dan itu karena pergaulan. “Iya, lingkungan saya kurang bagus, dulu saya sempat kuliah tapi  hanya sampai semester dua dan akhirnya keluar karena pengaruh lingkungan,” beber NA.

   Namun mereka tetap menolak jika dikatakan membeli ganja tersebut. “Tidak, kami hanya ditawarkan. Sebenarnya kami ingin pulang tapi dua kakak ini datang pake motor dan mengajak duduk dulu, makanya kami ngobrol lalu ditawari ganja. Mereka juga ikut kabur saat Polisi datang,” katanya.

  Terkait ini, Kapolsek terlihat tak mempercayai begitu saja keterangan para pelaku sehingga diputuskan untuk melimpahkan keempatnya ke Sat Narkoba Polres Jayapura Kota.  Ia berharap dari temuan ini, ada penanganan  hingga menemukan siapa yang memberi ganja termasuk  penyampaian kepada orang tua masing-masing, karena menganggap orang tua juga harus ikut bertanggungjawab. “Kami tak mau orang tua lepas tangan, jangan sudah ditangkap baru besoknya datang merengek-merengek,” imbuhnya. (ade/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *