Perbaikan Jalan Wouma- Welesi Butuh Normalisasi Sungai   

Pengerjaan Jalan terpur yang menyambungkan dua Distrik yakni Distrik Wouma dan Welesi yang sementara sedang dikerjakan Pemda Provinsi Papua. Denny/ Cepos

WAMENA-Pengerjaan jalan terputus yang menghubungkan Distrik Wouma dan Distrik Welesi Kabupaten Jayawijaya telah dikerjakan oleh Pemerintah  Provinsi Papua. Namun pengerjaan ini butuh normalisasi sungai, karena itu  Pemda Jayawiaya masih terus melakukan koordinasi  dengan Balai Sungai Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan rakyat (PUPR)

   Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua mengungkapan bahwa    pembangunan bronjong dan talud yang dilakukan di jalan yang terputus akibat abrasi Kali Uwe ini sedang berjalan, ini merupakan hasil koordinasi Pemda Jayawijaya dengan Pemprov Papua.

   “Saya akui jalan ini sempat terputus 3 tahun lalu, dan sudah lama juga kita usulkan dan saat ini dari Pemprov sudah turun untuk melakukan perbaikan- perbaikan di jalan yang terputus itu,”ungkapnya saat ditemui di Distrik Welesi jumat (14/2) kemarin.

   Bupati juga menilai jika pembangunan bronjong dan talut ini tak didukung dengan normalisasi sungai maka akan kembali abrasi. Untuk itu,  ia juga sedang berusaha membangun koordinasi dengan balai sungai untuk bagaimana meluruskan arus air ini agar tidak kembali abrasi lagi.

    Untuk normalisasi sungai ini, Kata Jhon Banua, pemda jayawijaya kemarin sudah membuat proposal dan Dinas PU Kabupaten Jayawijaya juga sudah melakukan pengukuran, dan saat ini sudah diajukan ke balai sungai untuk bisa ditindak lanjuti, sebab meskipun dikerjakan dibagian bawah namun dibagian atas mulai terjadi abrasi lagi.

    Dari pantauan Cenderawasih Pos, sekitar 300 meter ruas jalan yang terputus akibat abrasi itu kini mulai dikerjakan, namun   di bagian atas terjadi penyempitan aliran kali sehingga air kali sewaktu hujan bisa  meluap dan mulai mengikis badan jalan yang telah diaspal oleh pemda Jayawijaya sebelumnya.  Warga setempat juga mengeluh putusnya jalan karena abrasi ini akibat aktifitas galian C di kawasan kali Uwe ini. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *