Meski Pembangunannya Belum Dimulai, Tetap Optimis Selesai Bulan Agustus

Alexander Kapisa (ERIK / CEPOS)

JAYAPURA – Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) baru soal percepatan pembangunan venue Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 Papua.

Dalam Inpres nomor 1 tahun 2020 itu, ada tiga venue cabang olahraga yang akan dibangun baru. Ialah venue cabang olahraga Panahan, venue Dayung dan Arena Sepatu Roda.

Venue cabang olahraga Panahan akan dibangun di kawasan Kampung Harapan (Belakang Stadion Papua Bangkit), Kabupaten Jayapura, Dayung di Teluk Youtefa, Kota Jayapura dan venue Sepatu Roda di Buper Waena, Kota Jayapura.

Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Provinsi Papua, Alexander Kapisa mengatakan, bahwa progres pembangunan tiga venue yang menggunakan anggran APBN itu akan segera dibangun dalam waktu dekat.

“Untuk pengerjaan venue yang APBN dari Inpres, dalam waktu dekat ini akan segera dibangun, karena dari sisi administrasi sudah beres,” ungkap Alex kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di Stadion Papua Bangkit, Kamis (13/2) siang kemarin.

Dijelaskan, sesuai kontrak pengerjaan ketiga venue tersebut ditargetkan rampung pada bulan Agustus mendatang.

“Progresnya memang harus selesai pada bulan Agustus. Karena itu juga sudah sesuai dengan kontrak kerjanya. Karena kita butuh satu bulan untuk tes ivent di semua venue,” ujarnya.

Alex juga membeberkan, bahwa venue yang dibangun oleh APBD Provinsi selesai pada bulan April. Sementara untuk venue yang dibangun menggunakan APBN selesai pada bulan Juli dan Agustus.

Venue dari APBN ada dua bagian, Inpres yang lama dan Inpres yang baru. Jadi venue yang duluan dibangun akan selesai pada bulan Juli dan untuk 3 venue baru selasai pada bulan Agustus. Kemudian APBD Kabupaten selesai pada bulan Juli, seperti venue Bermotor di Merauke kemarin kita sudah tinjau dan sudah 27 persen,” jelasnya.

Diketahui, venue yang dibangun dari APBD dan APBN sebanyak 28 venue untuk mendukung 37 cabang olahraga yang akan dipertandingkan. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *