Pengoperasian Pasar Sinakma Tunggu Hasil Audit BPK

Mama-mama pedagang pasar Sinakma yang masih berjualan di emperan jalan, Rabu (12/2). (Denny/ Cepos)

WAMENA-Pemerintah Jayawijaya   masih menunggu hasil Audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Papua, barulah akan melakukan pengoperasian  Pasar Sinakma yang telah selesai dikerjakan.

   Menurut Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua,  masalah  Pasar Sinakma bukan masalah  belum diresmikan sehingga belum bisa digunakan,  tetapi pemerintah menunggu hasil audit BPK yang nanti masuk 29 Februari. Sesudah selesai, baru nanti dioperasikan untuk aktifitas jual beli.

  “Jangan sampai kita operasikan, BPK masuk dan menemukan ada kekurangan. Dimana pihak ketiga sudah nyatakan selesai, cuma masyarakat kasih rusak. ini yang kami tunggu sesudah evaluasi BPK kami akan resmikan,”ungkapnya Rabu (12/2) kemarin

  Bupati juga menyatakan jika pasar tersebut sebenarnya sudah bisa digunakan lantaran pengerjaannya sudah tuntas.  “Mungkin dalam waktu dekat ini Pasar Sinakma sudah kita aktifkan kembali sehingga pedagang kita tak lagi berjualan di pinggiran jalan,”ujarnya

   Ia memastikan pasca 23 September, pasar-pasar sudah jalan normal, seperti Pasar Jibama, Potikelek, Wouma, Safridarwin, dan pemerintah arahkan ke Potikelek,  maka  per 31 Januari pemerintah kembalikan ke tempat yang sudah disediakan. Pemerintah sudah ada imbauan tertulis dan pengumuman.

  “Semua aktifitas pasar sudah berjalan normal, kami juga sudah mengarahkan pedagang untuk kembali ke tempat yang telah disediakan oleh pemerintah daerah,”jelas Jhon Banua

  Menurutnya, jumlah pedagang yang kemarin terkena dampak rusuh seperti kios terbakar dan lain-lain yang sementara numpang ke keluarga itu sekitar 500 pedagang. Mereka nanti akan diakomodir untuk kembali ke tempat yang sudah disediakan pemerintah.

  “Kemarinkan hanya pasar satu saja yang terbakar, tetapi kebiasaan mama-mama disini mereka lebih nyaman berjualan di pinggir jalan. Sehingga   untuk mengatur mereka ke dalam pasar itu agak sulit, jadi kadang harus cari mekanisme yang bagus supaya mereka bisa masuk ke pasar.”jelas Bupati. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *