Pangdam:  Prajurit Jangan Berbuat Pelanggaran di Medan Penugasan!

BERIKAN ARAHAN: Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab saat berikan arahan kepada ratusan prajurit Satgas Teritorial Wilayah Kodam XVII/Cenderawasih di  Aula Serbaguna Rindam XVII/Cenderawasih, Selasa (11/2).

JAYAPURA-Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab memberikan arahan kepada ratusan prajurit Satuan Tugas (Satgas) Teritorial Wilayah Kodam XVII/Cenderawasih di  Aula Serbaguna Rindam XVII/Cenderawasih, Selasa (11/2).

Adpaun ratusan prajurit TNI Angkatan Darat (AD) yang tergabung dalam Satgas Teritorial BKO tersebut akan mengisi Kodim-Kodim di wilayah Kodam XVII/Cenderawasih.

Sebelum memberikan pengarahan, Pangdam Herman Asaribab didampingi Asisten dan Kabalakdam XVII/Cenderawasih melakukan pengecekan kepada seluruh Prajurit TNI AD yang tergabung dalam Satgas Teritorial BKO Kodim-Kodim wilayah Kodam XVII/Cenderawasih untuk mengetahui kesiapan dalam melaksanakan tugas.

Dalam rilis yang diterima Cenderawasih Pos, Pangdam Herman Asaribab menyampaikan bahwa kedatangannya untuk mengetahui secara langsung kondisi prajurit dan berbagai macam kendala dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas pokok.

“Sebagai seorang Pangdam, saya harus mengetahui secara langsung kondisi prajurit yang akan melaksanakan Satgas Teritorial BKO Kodam XVII/Cenderawasih dan berbagai macam kendala yang dihadapi sebelum pelaksanaan tugas,” ucapnya.

Pangdam berharap apabila ada prajurit yang memiliki permasalahan segera selesaikan. “Jangan berdiam diri sehingga permasalahan tersebut menjadi berlarut-larut dan dapat menghambat karier serta tugas pokok prajurit,” tegasnya,

Ia juga mengimbau kepada seluruh prajurit yang akan melaksanakan tugas untuk tidak berbuat pelanggaran di medan penugasan.

Dirinya mengingatkan seluruh prajurit untul selalu menjaga norma-norma budaya dan adat istiadat yang berada di lingkungan masyarakat Papua.

“Saya juga megimbau kepada anggota yang akan melaksanakan Satgas Teritorial BKO Kodim-kodim di wilayah Kodam XVII/Cenderawasih agar senantiasa menjaga norma-norma, budaya dan adat istiadat masyarakat papua,” pungkasnya (fia/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *