Preman Kampung Nyaris Bonyok Dihajar Massa

JAYAPURA – Buntut kasus penikaman yang terjadi di pintu masuk penarikan retrbusi Pasar Yotefa pada Sabtu (8/2), situasi sekitar pasar sempat tegang. Pasalnya pelaku  yang berjumlah tiga orang ini sempat menantang warga pasar sehingga membuat warga emosi dan melakukan pengeroyokan. Nah saat dikejar warga, salah satu pelaku  sempat menikam korban bernama Herry (20).

Dari kronologis yang disampaikan Kapolsek Abepura, AKP Clif Gerald Duwith dijelaskan bahwa kejadian ini terjadi Sabtu (8/2) sekira pukul 16.10 WIT di pintu masuk penarikan retribusi Pasar Youtefa Kelurahan Waimhorock Distrik Abepura  dimana awalnya pelaku berinisial DK (22) sedang bermain kartu 3 dengan hadiah Handphone di Los B Pasar Youtefa Abepura, pada saat sedang  bermain, DK kalah  dan mengamuk kemudian mengambil Hp saksi Gilang Ramadhan.

DK juga meminta uang kembali sebesar Rp. 300.000 dan karena tidak mau terjadi keributan akhirnya saksi Gilang  mengembalikan uangnya dan tak lama DK pulang kerumahnya. Sampai di rumah DK menghubungi AB dan menyampaikan jika dirinya mau dipukul. Mendengar ini, AB dan jn  (24)  menuju kos DK  dan langsung menuju lokasi pasar. Setibanya di lokasi pasar, ketiganya berteriak dengan menantang semua orang. Karena tak terima warga yang ada di pangkalan ojek langsun mengejar pelaku.

“Jadi para pelaku ini sempat mengumpulkan semua orang lalu menyampaikan siapa yang jago di pasar karena mereka tak takut. Tapi dari ucapan ini reaksi warga langsung mengejar para pelaku,” beber Kapolsek. Nah saat dikejar ini para pelaku melarikan diri ke arah pintu masuk dan saat itu korban bernama Herry juga ikut mengejar dan salah pelaku AB langsung menarik pisau dan menikam korban dan terjatuh. Warga langsung membawa korban ke rumah sakit.

Sementara dari amuk massa ini, JN mendapat luka 4 jahitan di bagian kepala dan tak lama Polisi langsung tiba di lokasi. “Pak Waka (Wakapolsek, Iptu Harjaka)  langsung ke TKP dan mencari pelaku dan melakukan penangkapan,” jelas Duwith. Nah untuk pelaku JN ini ditangkap di belakang Hotel Bunga Yotefa  setelah persembunyiannya diketahui teman-teman korban. Disitulah ia dianiaya dan akhirnya ikut  dibawa ke RS Bhayangkara.

“Jadi awal kasus ini diikarenakan pelaku kalah bermain kartu 3 dengan hadiah Handphone dan dari hasil pemeriksaan korban mengalami luka tusuk pada punggung belakang sebelah kiri  dan para pelaku  sudah diamankan oleh Polisi,” imbuh Kapolsek Duwith. (ade/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *