Papuansphoto Beri Pesan Selamatkan Cycloop Lewat Fotografi 

Komunitas Papuansphoto gelar seruhkan Penyelamatan lingkungan di sekitar kawasan penyangga Pegunungan Cycloop dengan karya fotografi dan penanaman 50 bibit Pohon berlangsung  di rektorat Universitas Cenderawasih (Uncen), Sabtu (8/2).

JAYAPURA – Anak muda Papua yang tergabung dalam komunitas Papuansphoto gelar aksi Penyelamatan lingkungan di sekitar kawasan penyangga Pegunungan Cycloop dengan karya fotografi dan penanaman 50 bibit Pohon berlangsung  di rektorat Universitas Cenderawasih (Uncen), Sabtu (8/2).
Aksi yang melibatkan ratusan peserta pada Sabtu (8/2) di Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura.

Peserta menanam pohon dan foto-foto bertemakan lingkungan dengan melibatkan fotografi pemula dan profesional.
Ketua umum Papuansphoto, Whens Tebay mengatakan pihaknya melakukan hunting akbar dan aksi nyata sebagai bentuk kepedulian terhadap kawasan Cycloop karena seperti diketahui bahwa hutan dan air  jika tidak dijaga, akan makin habis dan butuh bersuara lewat karya l.

“Dalam hunting Akbar perdana awal Tahun ini kami kami ambil konsep foto selamatkan hutan dan manusia, juga ada Aksi penanaman bibit pohon campuran sebanyak 50 bibit pohon, Puluhan pohon yang ditanam ini terdiri atas Beringin, Pinus, Akasia, dan Weki. Puluhan pohon tersebut didatangkan dari Dinas Kehutanan Provinsi Papua,” paparnya.

Ia mengatakan papuansphoto akan terus melakujan aksi serupa kedepanya dengan ide dan konsep foto yang berbeda.
“Ini baru pertama 2020. Nanti dalam bulan ini ada juga pelatihan atau workshop tentang fotografi di Jayapura,” ujarnya.
Ia berpesan agar penduduk Kota Jayapura dan sekitarnya tetap menjaga lingkungan dan alam Pegunungan Cycloop, sebagai penyedia sumber air bagi warga Kabupaten dan Kota Jayapura.

Whens bercerita, aksi yang sama bertajuk “Selamatkan Air, Hutan, dan Tanah” pernah digelar komunitasnya pada 1 Februari 2019. Ketika itu pihaknya bekerja sama dengan orang asli Papua lainnya yang peduli pada lingkungan dan sanggar Elenggen Art.
Ia mengatakan aksi yang sama juga berlangsung di sejumlah cabang di Manokawari Wamena dan Yahukimo dengan konsep yang sama.
“Untuk menjaga lingkungan dari kerusakan tidak hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga setiap individu. Setiap pribadi harus mempunyai kesadaran untuk menyelamatkan lingkungannya,” kata Tebay, yang juga aktivis Lembaga Advokasi HAM (ELSHAM) Papua.
Sementara itu salah satu peserta, Ronald Pawika juga mengatakan, kegiatan ini sangat bagus karena banyak fotografet pemula yang terlibat maka mereka akan belajar banyak soal lingkungan dan fotografi.
” ini pengalaman yang menarik maka kami, sangat senang dan bangga bisa terlibat langsung,” katanya,
Sementara itu ketua DPD KNPI Provinsi Papua Albertho G Wanimbo  yang memberi apresiasi dan dukungan pada kegiatan itu mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh Papusnphoto merupakan hal yang positif bagaiman mengkampanyekan kerusakan lingkungan terutama hutan yang bisa berdampak bagi manusia dengan cara mereka melalui seni fotografi.
“Ini yang kita butuhkan harus Pemuda kreatif untuk menyampaikan pesan hal-hal positif kepada pemerintah dan juga masyarakat karena lewat fotografer tidak hanya menghasilkan gambar-gambar yang bagus tetapi juga ada kritikan yang baik dan komunitas fotografi papuansphoto saya apresiasi dan kaloan harus maju trus,” katanya.(oel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *