Screening Narkotika untuk Deteksi Dini Penyalahgunaan Narkotika

Pegawai di Pengadilan Agama Jayapura Kelas 1B, saat mengikuti kegiatan P4GN sekaligus tes narkoba, yang diberikan Tim BNN Papua.

JAYAPURA-Menindaklanjuti permohonan tes narkotika Pengadilan Agama Jayapura Kelas 1B, Tim BNNP Papua yang dipimpin oleh Kasie Dayamas Ruth Wonatorei, S.Sos melaksanakan Penyuluhan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di lingkungan Pengadilan Agama Jayapura Kelas 1B Selasa (4/2) lalu.

  Kegiatan yang diikuti oleh 33 orang terdiri dari Wakil Ketua, Para Hakim, Panitera, Sekretaris, Pejabat struktural dan Fungsional serta seluruh pegawai di lingkungan Pengadilan Agama Jayapura Kelas 1B di Aula Pengadilan Agama Jayapura Kelas IB.

  Wakil Ketua Pengadilan Agama Jayapura Dra. Farida Hanim, MH. Dalam arahannya beliau menyampaikan apresiasi  kepada BNNP Papua atas kerjasama yang telah terjalin dengan baik. Ditambahkan oleh Wakil Ketua Pengadilan Agama Jayapura Kelas 1B  melalui pemeriksaan urine ini adalah bentuk komitmen cegah narkotika dan pembinaan dari Mahkamah Agung kepada setiap pegawai agar aparatur pengadilan bisa bersih dari penyalahgunaan narkoba.

   “Tujuan screening (tes) narkotika ini dimaksudkan sebagai upaya deteksi dini ada atau tidaknya penyalahgunaan narkotika di lingkungan pengadilan Agama Jayapura, ujar Farida.,kemarin.

  Sementera itu,  kegiatan itu juga dilanjutkan dengan arahan dan pemaparan materi oleh Kepala Bidang P2M BNNP Papua Kasman, S.Pd., M.Pd. Dalam arahannya, Kasman mengapresiasi pada Pimpinan dan Segenap Pengadilan Agama Jayapura Kelas 1B yang dapat berperan aktif dalam upaya pencegahan narkotika.

“Kejahatan narkotika adalah musuh kita bersama yang harus diperangi secara sinergi dengan melibatkan segenap komponen masyarakat, bangsa dan negara. Untuk itu dalam menanggulangi masalah narkoba, BNN sangat perlu dukungan dan peran serta dari Instansi Pemerintah, Stakeholder dan seluruh Komponen masyarakat agar upaya ini bisa efektif. Masyarakat dapat berperan serta dengan cara melaporkan aktivitas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di lingkungannya,  menjadi penggiat anti Narkoba, dan membantu melaporkan korban penyalahgunaan Narkoba untuk direhabilitasi,’’jelasnya.

Setelah selesai pemaparan materi  dilanjutkan dengan pemeriksaan urin secara keseluruhan bagi pegawai Pengadilan Agama Jayapura Kelas 1B sebanyak 33 orang dan hasil pemeriksaan tersebut seluruh pegawai negatif penggunaan narkotika.(dil/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *