Pengedar Sabu di Mappi Diringkus 

Tersangka  pengedar Narkoba  jenis Sabu  berinisial A (kedua dari kanan)  yang berhasil diamankan  Polres Asmat saat  akan menjalani  pemeriksaan, Kamis (6/2). 

MAPPPI-Seorang  pengedar  Narkotika  jenis  Sabu  di  Kabupaten  Mappi berhasil ditangkap  jajaran  Narkoba  Polres Asmat.   Pelaku berinisial  A (32)  itu berhasil ditangkap   di rumahnya di  Kepi, ibukota  Kabupaten Mappi  pada 28 Januari 2020 sekitar  pukul 11.25 WIT. Sabu  yang diamankan dari tangan  tersangka  seberat 10,21 gram.

   Kapolres Mappi AKBP Cosmos Jeujanan yang dikonfirmasi   lewat telpon selulernya, Kamis (6/2) membenarkan    penangkapan  tersebut.”Penyelidikan dan penangkapan dilakukan setelah kami mendapatkan informasi adanya temuan  cargo   yang berisi  barang yang diduga  Narkotika  Sabu yang dikirim  dari Samarinda – Papua  tujuan  Kabupaten Mappi, dengan menggunakan Pesawat Lion Air dengan  nomor pengiriman SMU 938-01749425,’’ kata   Kapolres.

   Barang tersebut  dikirim oleh seseorang  dari Samarinda dengan inisial IF  ditujukan ke SW yang ada di Kepi. Atas  temuan itu, jelas Kapolres, dirinya memerintahkan   Iptu Sugiyono, STh sebagai Kasat Narkoba Polres Mappi  untuk segera melakukan  penyelidikan posisi terduga.  Kemudian, pada   Selasa 28 Januari  2020 sekitar pukul 11.25 WIT, pihaknya melakukan penangkapan  terhadap  A  saat menerima    paket  yang berisi Sabu.

   Dimana  paket tersebut dikemas dengan plastik kecil warna bening,  dimasukan dalam boneka dan dikemas dengan karton warna coklat. Selain  menangkap  pelaku, pihaknya kata Kapolres juga mengamankan barang bukti   dari tersangka berupa 1 paket Narkotika jenis Sabu seberat 10,21 gram  yang dikemas dengan plastik bening kecil. 1 buah plastik bening, 1 buah karbon berwarna hitam dan 1 buah HP Nokia warna hitam.

  Saat ini, kata Kapolres, pihaknya masih   memburu  penyandang dana   dari pengadaan  Narkotia  jenis Sabu tersebut. ‘’Identitasnya   sudah  kita  ketahui, hanya saja    yang bersangkutan sudah   kabur  setelah mengetahui  adanya penangkapan  ini,’’ tandasnya.    

  Atas perbuatannya  tersebut, kata   Kapolres, pelaku  akan dijerat   dengan UU Nomor 35 tahun 2009  tentang  Narkotika  dengan ancaman  hukuman  maksimal 20 tahun penjara. (ulo/fia/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *