Ancaman OPM Tembak Bupati Nduga Beredar

Kapolres Nduga: Bahasa-bahasa itu sudah Sering Terdengar

JAYAPURA-Rilis dari Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) yang mengancam akan menembak Bupati Nduga lantaran tak butuh proyek  dan tahun 2020 merupakan tahun perang beredar ramai di whatsAp sejak Minggu (2/2).

Data yang diterima Cenderawasih Pos, OPM mengeluarkan ancaman baru. Tidak tanggung-tanggung, sasarannya bupati, ketua DPRD, Sekda, kepala distrik, hingga kontraktor. Bahkan, OPM lewat TPNPB meminta proyek Trans Wamena-Ndugama dihentikan. Sebab, sepanjang jalan tersebut adalah zona perang.

Panglima TPNPB Kodap III Ndugama, Egianus Kogeya mengeluarkan peringatan keras kepada bupati dan pejabat terkait. Barangsiapa yang membawahi pembangunan di daerah konflik  11 distrik, baik dari bupati, pasukan TNI-Polri, kepala distrik, serta kelompok pebisnis lainnya. Egianus Kogeya selaku panglima Kodap III Ndugama akan menembak karena tahun 2020 adalah tahun perang.

Dalam rilis tersebut menjelaskan, OPM bukan minta pembangunan dan proyek. Perang Ndugama adalah perang kemerdekaan rakyat Papua Barat untuk penentuan nasib sendiri. Dari Sorong sampai Samarai.

“Jika di 32 Distrik ada yang mengurus pembangunan, berarti dia adalah musuh kami TPNPB Kodap III Ndugama. Kampung tersebut kami TPNPB Kodap III Ndugama akan membangun sama-sama,” terangnya melalui rilis yang diterima Cenderawasih Pos, Rabu (5/2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *