Senang Bicara Kebangsaan

Jenazah Gus Sholah tiba di rumah duka di Jombang. HARIYANTO TENG/JAWA POS

                ”Beliau menginginkan agar Muktamar NU bebas dari money politik, sebagaimana khittahnya dulu,” kata Cak Nun.

                Cak Nun menggambarkan Gus Solah dan Gus Dur seperti padi dan jagung. Padi tidak bisa digantikan oleh jagung, demikian pun sebaliknya. “Gus Solah orang besar Gus Dur, fungsinya beda peran beda. Gus solah sering melakukan pembaruan di pesantrennya, sambil juga memikirkan kondisi bangsanya,” tutur Cak Nun.

Beberapa menteri juga hadir melayat ke kediaman Gus Sholah. Salah satunya Menhan Prabowo Subianto. ’’Saya datang untuk menyampaikan penghormatan saya. Kita kehilangan tokoh nasional, tokoh Islam, tokoh bangsa yang sangat penting,’’ ujarnya.

Beberapa saat menjelang keberangkatan jenazah, hadir Sinta Nuriyah Wahid. Istri Gus Dur sekaligus kakak ipar Gus Sholah. Pukul 08.45, jenazah diberangkatkan ke bandara Halim Perdanakusuma untuk diterbangkan ke Surabaya. (byu/mar/tau/JPG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *