Senang Bicara Kebangsaan

Jenazah Gus Sholah tiba di rumah duka di Jombang. HARIYANTO TENG/JAWA POS

                Beberapa jam sebelum Jokowi hadir, wapres KH Ma’ruf Amin lebih dahulu datang melayat. Wapres tiba di rumah duka pukul 05.20. Dalam kunjungan selama 30 menit tersebut, wapres yang mengenakan sarung dan surban langsung memimpin salat jenazah.

       KH Ma’ruf Amin menyampaikan duka cita yang mendalam. Wapres mengenang Gus Sholah sebagai sosok yang konsisten mengabdikan diri untuk bangsa dan negara. Almarhum dikenal gigih dalam memperjuangkan kerukunan antarumat beragama. “Beliau melanjutkan perjuangan Gus Dur dalam merajut demokrasi dan kerukunan antarsesama” kata KH Ma’ruf Amin.

          Lebih-lebih dalam persaudaraan di komunitas Islam. Sebagai kader NU, Gus Sholah rajin membangun dialog sebagai jembatan komunikasi dengan ormas Islam lainnya.  Termasuk dengan Muhammadiyah.

         Selain itu, Gus Sholah juga banyak mengabdikan diri di bidang pendidikan. Sebagai bukti, beber KH Ma’ruf, Pondok Pesantren (Ponpes) Tebu Ireng, Jombang, kini tumbuh semakin besar. Baik dalam perkembangan jumlah santri, pembangunan kelembagaan hingga kemajuan keilmuan. “Di bawah pimpinan beliau (Gus Sholah, Red) Tebu Ireng sangat maju dan berkembang pesat. Ini bentuk dedikasi almarhum yang nyata di bidang pendidikan,” papar Wapres.

                Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun yang berkunjung pada dini hari mengungkapkan bahwa dirinya  terakhir bertemu Gus Solah di Pesantren Tebuireng pada 1 November 2019. Cak Nun menyatakan bahwa cita-cita Gus Solah yang terakhir sebelum wafat adalah ingin mengawal Muktamar NU berikutnya yang akan berlangsung di Lampung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *